Bekasi Kembali Berdarah, Truk Wing Box Diduga Rem Blong, 4 Orang Dilaporkan Tewas
Satunews.id, Bekasi, 29 Juni 2026 – Kota Bekasi kembali dilanda tragedi berdarah. Belum reda duka akibat kecelakaan kereta api yang mengguncang masyarakat beberapa waktu lalu, kini maut kembali mengintai di jalan raya. Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil wing box terjadi di persimpangan lampu merah Jalan Cut Meutia, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil wing box yang diduga mengalami rem blong melaju tak terkendali dari arah Jalan Cut Meutia sebelum menghantam deretan kendaraan yang sedang berhenti menunggu lampu hijau.
Detik-detik tabrakan berlangsung sangat mengerikan. Suara benturan keras memecah suasana pagi, sementara para pengendara sepeda motor terpental ke berbagai arah. Kendaraan yang tertabrak saling bertumpuk dan ringsek. Sedikitnya 10 unit sepeda motor mengalami kerusakan parah akibat dahsyatnya tabrakan beruntun tersebut.
Informasi terbaru yang dihimpun di lapangan menyebutkan jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi empat orang, sementara belasan korban lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan dan langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Data korban masih berpotensi berubah menunggu pendataan dan konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Petugas kepolisian, tenaga kesehatan, relawan, dan warga bergerak cepat melakukan evakuasi korban serta mengamankan lokasi kejadian. Proses penyelamatan dan olah tempat kejadian perkara menyebabkan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Cut Meutia lumpuh dan mengalami kemacetan panjang.
Tragedi ini kembali menjadi tamparan keras bagi seluruh pihak mengenai pentingnya pengawasan terhadap kelayakan kendaraan angkutan barang, khususnya sistem pengereman. Keselamatan masyarakat di jalan raya harus menjadi prioritas utama agar peristiwa serupa tidak terus berulang dan memakan korban jiwa.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan rem blong masih menunggu hasil investigasi resmi, sementara perkembangan jumlah korban dan hasil penyelidikan akan disampaikan setelah proses identifikasi dan penyidikan selesai.
(Aminah).


























