Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Satunews.id|| Polemik mengenai transparansi pembentukan TP2D oleh Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menjadi sorotan tajam karena proses penunjukan dan pembentukannya dinilai berlangsung secara mendadak serta tertutup dari jangkauan publik.

Ada empat poin krusial yang melandasi kritik ketidaktransparanan ini:

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses Rekrutmen yang “Senyap”: Masuknya 18 anggota pengurus dari berbagai latar belakang (akademisi, buruh, tenaga medis, hingga tokoh masyarakat) memicu pertanyaan tentang indikator dan parameter yang digunakan. Publik dan pengamat daerah menilai tidak ada pengumuman terbuka atau uji publik (fit and proper test) yang jelas, sehingga muncul kesan bahwa tim ini dibentuk hanya berdasarkan kedekatan atau akomodasi politik kelompok tertentu.

Ketidakjelasan Indikator Kinerja (KPI): Direktur LBH Arjuna menyoroti pentingnya akuntabilitas dan mekanisme evaluasi yang terukur bagi TP2D. Hingga pasca-penyerahan SK pada 16 Oktober 2026, rincian mengenai target kerja spesifik dari ke-18 anggota tersebut belum dibuka secara gamblang kepada masyarakat. Tanpa target yang transparan, publik sulit mengukur apakah tim ini benar-benar memberikan nilai tambah bagi pembangunan Bekasi.

Transparansi Anggaran APBD: Karena tim ini dibentuk melalui Surat Keputusan (SK), publik berhak mengetahui besaran alokasi anggaran daerah yang digunakan untuk operasional maupun insentif para anggotanya. Di tengah upaya efisiensi anggaran di sisa akhir tahun berjalan, tertutupnya informasi mengenai pos pendanaan TP2D memicu kekhawatiran terjadinya pemborosan APBD yang tidak tepat sasaran.

Potensi Tumpang Tindih Informasi dan Fungsi: Ketika Plt. Bupati menginstruksikan TP2D untuk bertindak sebagai “mata dan telinga” pemerintah dalam memonitor pembangunan serta menyerap pengaduan, timbul pertanyaan mengenai jalur koordinasi informasi tersebut. Ketiadaan skema transparansi yang jelas mengenai bagaimana rekomendasi TP2D akan disinergikan dengan SKPD/Dinas resmi memicu kekhawatiran terjadinya tumpang tindih kewenangan yang membingungkan birokrasi karier.

Pandangan bahwa langkah Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja membentuk TP2D menjadi preseden buruk bagi tata kelola birokrasi berakar pada kekhawatiran melemahnya sistem kelembagaan resmi (SKPD/Dinas).***

Steatment Pimpinan Redaksi

Kabarnusa24.com

Suhaeb Rizal M

Berita Terkait

Respons Cepat Laporan Warga, Polres Prabumulih Evakuasi Korban Tertemper Kereta Api di Rambang Kapak Tengah
Satgas Karhutla Kodim 0418/Palembang Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Kertapati
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan
Direktur Utama Teddy Andrian: Perbaikan Pipa Bukan Cuma Soal Galian, Kualitas Harus Diutamakan
SATPAS SIM Polres Cimahi Kedepankan Pelayanan Humanis, Ramah dan Cepat
Menko Polkam Kunjungi Lapas Kelas I Palembang, Berikan Motivasi kepada Warga Binaan
Menko Polkam Tinjau Karhutla di Sekitar Lapas Palembang, Demonstrasikan Teknologi Anticamas  

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru