Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Satunews.id, Kota Bandung – Pemkot Bandung bersama Kementerian Kesehatan berencana membangun fasilitas Central Medical Unit (CMU) di kawasan Ujungberung. Fasilitas ini ditargetkan terealisasi 2028 untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan dan penanganan pasien kritis.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pembangunan CMU menjadi bentuk sinergi pusat dan daerah dalam meningkatkan kapasitas layanan kesehatan.
Fasilitas tersebut direncanakan berada di lahan yang masih menjadi bagian dari pengembangan RSUD Ujungberung. Pemkot saat ini tengah menjajaki ketersediaan lahan.
“Bangunannya baru. Jadi lahannya baru, tetapi masih masuk dalam RSUD. Ini di luar anggaran yang sudah kita tetapkan sekarang sebagaimana ditetapkan dalam Perda untuk multiyears. Ini dari Kementerian Kesehatan langsung, untuk masyarakat Kota Bandung,” ujar Farhan.
Pembangunan CMU akan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat melalui Kemenkes, sementara Pemkot menyiapkan lahan. Kerja sama ini diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan daerah dalam menangani pasien kritis.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menjelaskan CMU akan dilengkapi IGD, ICU, PICU, NICU, layanan hemodialisis, ruang operasi, serta kamar bersalin.
Menurutnya, CMU akan fokus pada ruang tindakan dan pelayanan kegawatdaruratan. Dengan fasilitas tersebut, kemampuan Kota Bandung menangani pasien kritis meningkat sehingga kebutuhan rujukan ke rumah sakit lain berkurang.
Secara keseluruhan, fasilitas tersebut diperkirakan mampu menangani sekitar 100 pasien kritis jika seluruh unit beroperasi penuh.
Selain CMU di Ujungberung, Pemkot dan Kemenkes juga menjajaki penguatan kerja sama pengembangan RS Mata Cicendo sebagai pusat rujukan layanan mata sekaligus pusat pendidikan. Rencana pengembangannya mencakup penambahan fasilitas melalui skema kerja sama lahan dengan Pemkot, dengan pembiayaan diusulkan dari Kemenkes.
(**)


























