Trauma Mendalam, 2 Tahun Lebih SAA Salah Satu Korban Taufik Hidayat Hidup Dalam Ketakutan dan Keterpurukan

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:13 WIB

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trauma Mendalam, 2 Tahun Lebih SAA Salah Satu Korban Taufik Hidayat Hidup Dalam Ketakutan dan Keterpurukan

Satunews.id, Kota Bandung – Setelah melaporkan dugaan tindak pidana yang dialaminya 09 maret 2024, SAA disebut masih mengalami dampak psikologis yang cukup berat. Menurut keterangan keluarga, trauma dan rasa takut masih dirasakan SAA hingga saat ini.

Orang tua SAA yang turut hadir saat memberikan keterangan kepada tim investigasi Satunews.id, mengungkapkan bahwa kondisi anaknya berubah drastis setelah kejadian yang dilaporkan tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :

Ternyata korban “Taufik Hidayat” bukan hanya YTR, SAA korban ke-2 dari “TH” bahkan pernah membuat Laporan Polisi (LP)

Menurutnya, selama lebih dari dua tahun, SAA mengalami ketakutan dan trauma yang mendalam. Bahkan, aktivitas sehari-hari korban disebut menjadi terbatas karena rasa khawatir yang masih dirasakan.

“Anak saya selama 2 tahun 3 bulan mengalami trauma dan ketakutan yang mendalam. Semenjak kejadian, kalau keluar rumah selalu saya antar. Yang tadinya sehat, sekarang kondisinya berubah, menjadi lebih kurus,” ujar orang tua SAA.

Selain kondisi psikologis, orang tua SAA juga menyampaikan bahwa korban sempat mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup setelah kejadian tersebut. Menurut keterangannya, SAA yang sebelumnya bekerja akhirnya tidak dapat melanjutkan aktivitasnya dan memilih keluar kerja karena ketakutan.

Baca Juga :

Korban Baru Muncul, Dugaan Kasus Taufik Hidayat Makin Disorot: SAA Ungkap Dugaan Penyekapan hingga Kekerasan Seksual

 

Tidak hanya itu, orang tua SAA juga mengungkapkan bahwa korban sempat mengganti nomor telepon karena adanya dugaan gangguan serta teror yang disertai pengancaman dari sejumlah nomor yang mengaku mulai sebagai saudara sampai mengenalkan diri sebagai rekan pelaku.

“Kami hanya ingin anak saya mendapatkan keadilan. Kami ingin proses hukum berjalan dengan benar dan memberikan kepastian” ungkapnya.

Orang tua SAA berharap publik, para tokoh bangsa termasuk aparat penegak hukum, dapat memberikan perhatian khusus terhadap laporan yang telah dibuat pada 09 maret 2024, dan memastikan seluruh proses hukum berjalan secara serius, profesional, transparan, serta berkeadilan.

“Kami sebagai orang tua hanya ingin anak kami bisa kembali pulih, bisa hidup normal lagi, dan mendapatkan rasa aman. Kami berharap hukum benar-benar memberikan perlindungan kepada korban,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses hukum terkait laporan tersebut masih menjadi perhatian publik dan jutaan netizen.

Redaksi Satunews.id tetap membuka ruang konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang berimbang.

(Red)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah

Berita Terbaru