Inovasi Pertanian, Bupati Bandung Launching 5 Varietas Lokal Unggulan

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:48 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, Satunews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan lima varietas lokal unggulan Kabupaten Bandung yang tealh didaftarkan ke Kementerian Pertanian dalam rangka Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung.

Bupati Bandung menguraikan, kelima varietas lokal tersebut memiliki aspek khas dan keunggulan masing-masing, sehingga mendapat atensi khusus di kalangan masyarakat, di mana adanya permintaan yang kontinyu bahkan sudah merambah pasar internasional.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bandung berhasil mendaftarkan lima varietas lokal kepada Kementerian Pertanian,” ucap Bupati Bandung saat launching varietas lokal Kabupaten Bandung di Sutan Raja Soreang, Kamis (15/5/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelima varietas lokal itu antara lain Padi Ciparay Seungit, Ubi Jalar Arnet Cimaung, Ubi Jalar Murasaki Cimaung, Ubi Jalar Rancing Ungu Cimaung, dan Bawang Putih Lumbu Kebo.

Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini berharap varietas lokal ini mampu meningkatkan produktivitas, ketahanan terhadap penyakit, serta adaptif terhadap perubahan iklim.

Bupati Bandung menyatakan pertanian adalah salah satu sektor yang sangat vital dalam kehidupan kita. laju pertumbuhan penduduk yang tak terelakan lagi, menjadi tantangan yang harus kita jawab dengan penyediaan sumber pangan yang berkelanjutan.

Oleh karena itu menurutnya Kabupaten Bandung harus terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian, agar dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

“Salah satu inovasi yang dapat kita manfaatkan adalah pengembangan varietas tanaman lokal spesifik lokasi, varietas lokal yang telah berkembang di Kabupaten Bandung harus kita lindungi, dengan adanya mekanisme pendaftaran dan pelepasan varietas lokal,” kata Kang DS.

Bupati Kang DS juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk terbuka terhadap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di bidang pertanian.

“Melalui riset dan pemilihan varietas yang tepat, kita bisa memastikan bahwa tanah kita memberikan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Oleh karena itu bupati berpesan untuk selalu bekerja sama dengan para ilmuwan, penyuluh pertanian, dan berbagai pihak terkait, untuk terus memperkenalkan dan mengimplementasikan varietas-varietas unggul lokal yang telah terbukti dapat meningkatkan produktivitas.

Melalui launching varietas lokal ini, saya mengajak seluruh stakeholder untuk bahu-membahu mengembangkan sektor pertanian dari hulu ke hilir.

“Mari kita pastikan varietas ini tidak hanya berhenti di launching, tetapi bisa diimplementasikan sampai ke sawah-sawah petani, ke pasar-pasar lokal dan regional, dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat,” seru Kang DS.

Selain sebagai salah satu agenda program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung, melalui launching varietas lokal ini Pemkab Bandungjuga akan terus mendukung program-program yang berkaitan dengan pertanian, pelatihan bagi para petani, serta penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan varietas tanaman unggul ini. Semoga upaya kita semua dalam menciptakan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani dapat berjalan dengan sukses dan membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkas bupati.

(red)

penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah

Berita Terbaru