THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Satunews.id

BANDUNG – Paguyuban Bandung Ngariung menggelar diskusi bisnis bertajuk “THE GAME HAS CHANGED: Tangguh Bertahan, Terus Bertumbuh & Mampu Berkembang – Strategi Bisnis Menghadapi Perubahan Besar” di D’Botanica Mall Bandung, Rabu (9/9/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini menghadirkan 2 tokoh pengusaha Bandung, Perry Tristianto, CEO Perisai Group dan Chandra Tambayong, CEO Bandung Inti Graha Group sebagai pembicara utama.

Dari Bawah: Jualan Ayam Hingga Lahir di Ruko

Kedua pembicara sama-sama memulai dari nol, tapi dengan latar belakang berbeda.

Perry Tristianto bercerita masa mudanya adalah “modal dengkul”. Saat sekolah ia pernah ternak ayam dan jualan kecil-kecilan.

“Awalnya saya berpikir jadi profesional. Tapi ada dorongan untuk punya usaha sendiri. Uang hasil jualan itu untuk sekolah, gaya hidup, tapi tetap diputar untuk usaha,” ujarnya.

Sementara Chandra Tambayong lahir dan besar di rumah toko. Sejak kecil ia sudah terbiasa melayani pembeli.

“Saya pernah 4 tahun jaga toko sendiri di basement Pasar Senen. Bukanya paling pagi, tutup paling malam. Awalnya bosen, hasilnya mengecewakan secara finansial. Tapi ternyata ilmu dari situ luar biasa,” kenangnya.

Chandra bahkan berdoa agar dipertemukan dengan 1 orang untuk belajar bisnis. “Saya bilang sama Tuhan, nggak digaji pun nggak apa-apa yang penting saya jadi pintar. Dan Alhamdulillah dikabulkan,” tambahnya.

Benang Merah: “Karakter Adalah Number One

Poin paling ditekankan kedua CEO adalah soal karakter.

“Siapa kita sekarang tidak selalu bergantung dari mana kita berasal. Orang tuanya pedagang belum tentu jadi pengusaha. Yang penting karakter,”kata MC.

Perry menegaskan ilmu bisa dicari sampai tua. “Saya umur 60 masih sekolah lagi jadi pengacara. Tapi karakter itu dari muda harus ditumbuhkan. Itu berhubungan dengan agama, tata krama. Itu yang paling bahaya kalau hilang di generasi sekarang,” tegasnya.

Chandra mencontohkan lewat pengalamannya jualan gula jawa. Saat barang langka, ia bisa untung 100 kali lipat. Keuntungan sebulan cukup untuk beli 1 mobil Honda.

“Tapi saya lapor ke Ayah, dan beliau bilang: ‘Tidak boleh. Itu namanya menipu’. Dan benar, nggak lama barang banjir lagi. Saya bersyukur waktu itu nggak nurut hawa nafsu. Kalau iya, mungkin saya jadi kriminal. Jadi karakter itu number one. Dengan karakter baik, reputasi terjaga dan rezeki pasti ada,” kisahnya.

Strategi Bertahan: Mall Harus Berubah & Inovasi “Modular

Sebagai CEO BIG, Chandra juga menyoroti tantangan mall pasca Covid.

“Kalau pengelola mall nggak pinter-pinter lihat pasar ya ditinggalin orang. Contoh ITC. Sebesar Sinar Mas pun kalau konsepnya lama akan ditinggal,” jelasnya.

Ia juga memperkenalkan konsep baru di D’Botanica: “Modular” di lantai atas.

“Ini gabungan showroom material langsung dari pabrik, tempat edukasi, sampai pameran untuk arsitektur, interior dan desain. Tujuannya biar mall terus hidup dan jadi sumber inspirasi baru,” ajaknya.

Acara juga diisi pemaparan dari dr. Deby mengenai inovasi kesehatan “Nano Bubble” dan “Raho” untuk kebugaran.

Bandung Ngariung menegaskan diskusi ini bertujuan agar pengusaha, terutama generasi muda, tidak hanya mengejar ilmu tapi juga menguatkan karakter untuk menghadapi perubahan besar.

(Red) **

 

 

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga
PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru