Pemkot Bandung Bikin 1.300 Sumur Imbuhan dan Hijaukan Lahan Kritis untuk Tekan Risiko Banjir

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:11 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Bikin 1.300 Sumur Imbuhan dan Hijaukan Lahan Kritis untuk Tekan Risiko Banjir

Satunews.id, Kota Bandung – Upaya Pemerintah Kota Bandung mengurangi risiko banjir tidak hanya bertumpu pada pembangunan drainase dan rumah pompa. Peningkatan daya serap tanah melalui sumur imbuhan dalam, sumur biopori, kolam retensi, serta penghijauan lahan kritis juga menjadi strategi pengelolaan air hujan terpadu.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi mengatakan, langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan, termasuk selama musim kemarau, agar air hujan lebih banyak terserap, tertampung, dan teralirkan dengan baik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari awal tahun, pekerjaan kita itu fungsinya untuk menormalisasi drainase, membangun kolam retensi, membuat sumur imbuhan dalam, sumur biopori, dan berbagai upaya lainnya. Intinya untuk mengurangi limpasan air,” ujar Rizki di Balai Kota Bandung, Senin (12/10/2026).

Salah satu upaya prioritas adalah pembangunan sumur imbuhan dalam. Hingga Oktober 2026, jumlahnya telah mencapai sekitar 1.300 unit yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Bandung untuk membantu meningkatkan peresapan air ke dalam tanah.

“Kalau lahan kritis terkena hujan, air dan tanah bisa melimpas. Itu yang menyebabkan sedimentasi. Makanya, kita perkuat dengan tanaman-tanaman yang berakar kuat sehingga air bisa lebih banyak meresap ke dalam tanah,” jelasnya.

Penanaman pohon di sejumlah kawasan menjadi bagian dari upaya tersebut. Setelah penghijauan di wilayah Cihanja, DSDABM juga merencanakan penanaman lanjutan di kawasan Pasirwangi dan Ujungberung dengan lokasi yang berbeda dari kegiatan sebelumnya.

Rizki menjelaskan, penghijauan di lahan kritis difokuskan pada peningkatan fungsi resapan air. Penanganan lingkungan secara menyeluruh juga memerlukan kolaborasi dengan perangkat daerah terkait.

Tantangan pengelolaan air di Kota Bandung juga dipengaruhi kondisi geografis yang menyerupai cekungan. Air dari kawasan yang lebih tinggi dapat mengalir ke wilayah kota, sementara kepadatan permukiman di sejumlah titik turut memengaruhi ruang resapan dan kapasitas saluran.

Karena itu, penanganan limpasan perlu dilakukan melalui berbagai pendekatan sekaligus, mulai dari memperbaiki saluran, menyiapkan tempat penampungan air, memperbanyak sarana resapan, hingga mengembalikan tutupan vegetasi di lahan kritis.

Rizki mengingatkan, keberhasilan upaya tersebut membutuhkan keterlibatan masyarakat. Berdasarkan kegiatan normalisasi, sampah rumah tangga masih banyak ditemukan di drainase dan sungai sehingga menghambat aliran air.

“Kita sama-sama saling menjaga Kota Bandung. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai ataupun drainase, memilah sampah dengan baik, dan menyiapkan tempat sampah tersendiri,” pungkasnya.

(**)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga
PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru