Gelar Musiconic 2026 di Braga, Pemkot Bandung Dorong Musik Indie Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif
Satunews.id, Kota Bandung – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menyelenggarakan Musiconic 2026 Bandung Indie Music Appreciation (BIMA) di De Majestic, Jalan Braga Nomor 1, Kota Bandung, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi musisi independen sekaligus bagian dari upaya memperkuat potensi subsektor musik dalam ekosistem ekonomi kreatif.
Mengusung tajuk Musiconic x IndieBraga Present BIMA – Bandung Indie Music Appreciation, kegiatan ini menghadirkan sejumlah band independen dalam rangkaian pertunjukan yang terbagi menjadi tiga sesi, yakni Laga Siang, Laga Sore, dan Laga Malam.
Melalui kegiatan ini, pengembangan musik independen diarahkan tidak hanya pada pertunjukan, tetapi juga pada fasilitasi pengembangan karya, perluasan jejaring antarpelaku, serta promosi potensi musik Kota Bandung.
Dalam rundown, pertunjukan dibuka melalui sesi Laga Siang mulai pukul 12.05 WIB. Tiga penampil yang mengisi sesi ini adalah Twonda, Thursday Evening, dan Retisalya.
Setelah jeda, rangkaian berlanjut ke Laga Sore. Sesi ini dibuka oleh For One, kemudian dilanjutkan dengan agenda Bandung Indie Music Appreciation (Disbudpar) pukul 15.30–16.15 WIB. Setelah itu, panggung diisi oleh PlatMerah dan Sound Lust.
Sementara Laga Malam menghadirkan Notify, Saxirana, dan Bluetric. Rangkaian pertunjukan dijadwalkan berakhir pukul 21.00 WIB.
Musiconic 2026 merupakan bagian dari upaya pengembangan ekosistem ekonomi kreatif subsektor musik di Kota Bandung. Program ini dirancang untuk menghubungkan proses inkubasi, produksi karya, showcase, dan promosi sehingga potensi musisi independen dapat memperoleh ruang pengembangan yang lebih luas.
Kegiatan ini juga membawa semangat Road to Asian African Indie Cities 2030, yang mengaitkan pergerakan musik independen dengan gagasan pengembangan jejaring kota-kota kreatif.
(**)


























