Turunkan Kabel Udara di Astanaanyar, Total 63 Ruas Jalan Tertata

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:51 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turunkan Kabel Udara di Astanaanyar, Total 63 Ruas Jalan Tertata

Satunews.id, Kota Bandung – Penataan kabel udara di Kota Bandung terus dikebut. Hingga Selasa (6/10/2026), sebanyak 63 ruas jalan telah ditata dari total 85 ruas jalan yang ditargetkan, termasuk kawasan Jalan Astanaanyar.

Penurunan kabel di kawasan tersebut dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung dengan dukungan PT Bandung Infra Investama (BII).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kota Bandung, Indra Arief Budyana, mengatakan ruas Astanaanyar menjadi ruas ke-63 yang ditangani.

“Jadi hari ini kita ruas jalan ke-63 di Astanaanyar, dari Sudirman sampai dengan Taman Tegalega. Kurang lebih hampir dua kilometer,” kata Indra di Jalan Astanaanyar, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, masih banyak kabel lama yang menggantung di udara, mulai dari kabel tembaga, kabel koaksial, hingga sling yang berada di luar jaringan. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi keselamatan masyarakat karena bobotnya yang cukup berat.

“Yang di atas ini sebenarnya banyak kabel lama, seperti tahun 2015 dan sling-nya di luar. Ini bahaya banget. Dulu pernah kejadian ada yang meninggal gara-gara sling ini masih di atas,” ujarnya.

Ia menyebut terdapat aksesori kabel koaksial dengan bobot lebih dari 10 kilogram yang jika terlepas dapat membahayakan pengguna jalan.

Sebelum kabel diturunkan, Pemkot Bandung telah menyiapkan ducting di ruas tersebut yang telah selesai sekitar tiga bulan lalu.

“Jadi sebelum pemotongan ini, tiga bulan ke belakang ducting-nya sudah selesai. Tinggal operator yang menarik kabel backbone-nya dulu, baru nanti ke pelanggan,” jelasnya.

Indra menekankan, proses pemindahan kabel tidak bisa dilakukan sembarangan karena sejumlah jaringan merupakan backbone yang menghubungkan Bandung dengan wilayah lain, salah satunya jaringan dari Astanaanyar yang terhubung langsung ke Cimahi.

Karena itu, operator diminta memastikan jaringan pengganti sudah tersambung sebelum kabel udara dipotong.

“Kalau belum selesai dampaknya lumayan. Mudah-mudahan operator sudah menyambung, terutama backbone ke POP-nya, sehingga tidak ada gangguan yang bertambah,” katanya.

Diskominfo juga mengantisipasi gangguan layanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama proses penataan, terutama pelanggan residensial yang biasanya membutuhkan waktu pemulihan lebih lama dibanding pelanggan korporasi.

“Kalau masyarakat pasti banyak, terutama pelanggan residensial atau perumahan,” ujarnya.

Untuk pelanggan korporasi, operator biasanya memiliki jaringan cadangan maupun skema kompensasi, termasuk penyediaan modem sementara agar tetap memiliki akses internet.

Penataan kabel udara tersebut merupakan bagian dari target 85 ruas jalan. Tahap saat ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 Oktober 2026 dan akan dilanjutkan kembali pada 27 Oktober 2026 setelah jeda sekitar dua pekan.

“Total kita rencana 85 ruas jalan. Mungkin sekitar 20 ruas jalan lagi. Bulan ini ada 13 ruas jalan,” pungkas Indra.

(**)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru