Turunkan Anak Zero Dose, Pemkot Bandung Gelar Imunisasi Kejar Sepanjang Oktober

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:34 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turunkan Anak Zero Dose, Pemkot Bandung Gelar Imunisasi Kejar Sepanjang Oktober

Satunews.id, Kota Bandung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengakselerasi penurunan jumlah anak zero dose atau anak yang belum mendapat imunisasi melalui Bulan Imunisasi Kejar (BIK) sepanjang Oktober 2026.

Program ini digelar serentak mulai 1 hingga 31 Oktober 2026 sebagai upaya mencapai target program imunisasi tahun 2026 sekaligus memberikan perlindungan optimal dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, mengatakan percepatan imunisasi diperlukan untuk meningkatkan cakupan, khususnya bagi anak yang belum diimunisasi maupun yang status imunisasinya belum lengkap.

“Dalam rangka mencapai target program imunisasi tahun 2026 yaitu menurunkan jumlah anak zero dose serta memberikan perlindungan optimal bagi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I,” ujar Sony di Balai Kota Bandung, Senin (5/10/2026).

Menurut Sony, pada momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2026, pelaksanaan imunisasi kejar diperpanjang. Jika sebelumnya Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) hanya berlangsung satu pekan, tahun ini diperluas menjadi satu bulan penuh di seluruh Indonesia.

Perpanjangan periode bertujuan memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan imunisasi.

Di Kota Bandung, sasaran utama BIK adalah bayi usia 0–11 bulan dan anak bawah dua tahun (baduta) usia 12–23 bulan yang belum pernah mendapat imunisasi atau status imunisasinya belum lengkap.

Dinkes memprioritaskan pemberian imunisasi DPT-HB-Hib atau heksavalen dosis pertama. Meski demikian, anak yang memiliki imunisasi rutin lain yang tertinggal tetap akan diberikan sesuai jadwal program.

Untuk mengoptimalkan sasaran, Dinkes melakukan penjangkauan aktif melalui pelacakan bersama puskesmas di masing-masing wilayah.

“Penemuan dan penjangkauan sasaran secara aktif melalui pelacakan bekerja sama dengan puskesmas wilayah,” kata Sony.

Upaya tersebut diperkuat dengan koordinasi bersama UPTD Puskesmas, camat, lurah, TP PKK kecamatan dan kelurahan, kader kesehatan, Tim Pendamping Keluarga (TPK), PLKB, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pelayanan imunisasi juga dioptimalkan melalui Posyandu, pos imunisasi tambahan, Puskesmas Pembantu, serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama milik pemerintah maupun swasta.

Sosialisasi pentingnya imunisasi kejar dilakukan melalui berbagai saluran, mulai dari media sosial, spanduk, grup WhatsApp RT/RW, hingga siaran keliling di masing-masing wilayah.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Dinkes Kota Bandung melalui Bidang P2P Tim Surveilans dan Imunisasi melakukan pemantauan harian terhadap capaian imunisasi di setiap puskesmas, disertai koordinasi teknis dan evaluasi berkala selama Oktober 2026.

(**)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru