Pemkot Bandung Targetkan 435.416 KK Terdaftar Digitalisasi Perlindungan Sosial

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 29 September 2026 - 13:11 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Targetkan 435.416 KK Terdaftar Digitalisasi Perlindungan Sosial

Satunews.id, Kota Bandung – Pemkot Bandung memperkuat koordinasi pelaksanaan Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) dan Implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, terintegrasi, dan dekat dengan masyarakat.

Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan digitalisasi Perlinsos untuk memastikan masyarakat terhubung dengan berbagai layanan dan program perlindungan sosial, sementara IKD merupakan bagian transformasi administrasi kependudukan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Digitalisasi Perlinsos dan implementasi IKD merupakan bagian dari upaya untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, terintegrasi, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Iskandar saat membuka Rakor Sosialisasi Digitalisasi Perlinsos dan IKD secara daring di Bandung Command Center (BCC), Selasa (29/9/2026).

Ia menegaskan program ini bukan hanya tanggung jawab Dinsos dan Disdukcapil, melainkan agenda bersama Pemkot Bandung yang membutuhkan dukungan seluruh perangkat daerah dan kewilayahan.

Sasaran Perlinsos mencakup seluruh kepala keluarga (KK) di Kota Bandung. Dari total 870.832 KK, Pemkot menargetkan 50 persen atau sebanyak 435.416 KK terdaftar.

“Target ini tidak mengenal desil kesejahteraan. Artinya, kita ingin manfaat kegiatan Perlinsos dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Bandung,” katanya.

Pelaksanaan Perlinsos berlangsung September hingga Desember 2026. Dengan waktu terbatas dan target besar, Iskandar meminta pola kerja jelas, mulai dari pembagian peran, mobilisasi sumber daya, hingga pemantauan capaian.

Ia meminta para Asisten di Setda Kota Bandung sebagai koordinator wilayah memastikan koordinasi lintas perangkat daerah dan kewilayahan berjalan baik serta membantu menyelesaikan hambatan lintas sektor.

Dinsos dan Disdukcapil diminta memastikan dukungan teknis, koordinasi, pendampingan, dan penyelesaian kendala di lapangan.

“Dinsos dan Disdukcapil bukan bekerja sendiri. Keduanya menjadi bagian dari sistem kerja Pemkot Bandung yang didukung oleh seluruh OPD dan kewilayahan,” tuturnya.

Kepala OPD yang berperan sebagai Liaison Officer (LO) juga diminta berkontribusi nyata, tidak hanya sebagai penghubung tetapi menggerakkan jajaran, memobilisasi dukungan, membantu menggerakkan agen, dan berkoordinasi aktif dengan koordinator lapangan (korlap).

Di tingkat kewilayahan, camat dan lurah sebagai korlap menjadi pengendali pelaksanaan dengan memetakan potensi wilayah, termasuk RT, RW, kader, relawan, dan unsur masyarakat lainnya. Korlap juga memastikan agen aktif dan melaporkan hasil berkala.

Agen menjadi ujung tombak di lapangan untuk membantu masyarakat, memberikan informasi, mendampingi proses, dan memastikan sasaran terlayani. Rasio yang digunakan sekitar satu agen mendata 170 KK.

“Jangan ada sekat antara OPD, kecamatan, kelurahan maupun agen. LO menggerakkan OPD, korlap menggerakkan wilayah, agen menjangkau masyarakat, dan seluruhnya bergerak dalam satu koordinasi,” katanya.

Iskandar berharap rakor menghasilkan langkah konkret dan komitmen bersama untuk mencapai target digitalisasi Perlinsos dan IKD hingga Desember mendatang.

(**)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru