Oktober 2026 , Pemkot Bandung Mulai Tata Jalan Soekarno-Hatta dari Cibereum hingga Cibiru

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 19:22 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oktober 2026 , Pemkot Bandung Mulai Tata Jalan Soekarno-Hatta dari Cibereum hingga Cibiru

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan penataan koridor Jalan Soekarno-Hatta mulai dipersiapkan dan ditargetkan berjalan pada Oktober 2026. Penataan akan dilakukan secara bertahap dari kawasan Cibereum hingga Cibiru dengan menyasar sejumlah fasilitas publik.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan penataan tersebut mencakup pembenahan trotoar, penerangan jalan umum (PJU), serta jembatan penyeberangan orang (JPO). Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian berada di kawasan SMKN 9 dan SMKN 13 Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, itu akan dilakukan segera. Kita koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat karena bagaimanapun juga kewenangannya ada di tiga ini,” kata Farhan di D’botanica, Rabu (2/9/2026).

Menurut Farhan, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat diperlukan karena pembangunan fasilitas publik tersebut berkaitan dengan kewenangan serta status lahan yang berbeda.

Pemkot Bandung, lanjutnya, perlu memastikan seluruh proses administrasi dan perizinan berjalan sesuai ketentuan sebelum pembangunan dilaksanakan. Hal tersebut dilakukan agar penataan fasilitas publik tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.

“Kami sedang berusaha sebisa mungkin. Mohon maaf pisan, ini karena masalah administrasi pemerintahan supaya rapi. Jangan sampai ada pelanggaran-pelanggaran yang mengkhawatirkan,” ujarnya.

Farhan menegaskan persoalan administrasi dan kewenangan bukan berarti rencana penataan tidak dapat direalisasikan. Pemkot Bandung justru terus mendorong agar program tersebut segera berjalan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan, apabila anggaran pembangunan berasal dari Pemkot Bandung sementara lokasi pembangunan berada di atas lahan milik pemerintah pusat, maka diperlukan izin terlebih dahulu. Begitu pula dengan pemanfaatan fasilitas yang berada di lingkungan SMKN 9 Bandung yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau saya pakai contohnya, anggaran dari pemerintah kota ada, insyaallah. Tapi dibangunnya di atas tanah punya pemerintah pusat, saya mesti minta izin dulu ke pemerintah pusat. Terus pemanfaatan untuk siapa? SMK ada di bawah siapa? Di bawah pemerintah provinsi,” jelasnya.

Farhan memastikan penataan Jalan Soekarno-Hatta tetap menjadi bagian dari program Pemkot Bandung pada tahun ini.

“Ya, sangat mungkin. Tahun ini kita akan mulai penataan Jalan Soekarno-Hatta,” ucapnya.

Ia menyebut, mulai Oktober 2026, penataan koridor Jalan Soekarno-Hatta dari Cibereum hingga Cibiru ditargetkan mulai berjalan secara bertahap.

Penataan dilakukan secara terpadu dengan membenahi berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan dan keselamatan masyarakat, mulai dari trotoar, PJU hingga JPO.

“Sekalian ini Oktober kita jalan semuanya. Soekarno-Hatta dari Cibereum sampai Cibiru kita sudah berkesepakatan, sudah keluar programnya untuk jalan. Kita rapikan bersama, mulai dari trotoar, PJU dan JPO,” tutur Farhan.

Penataan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas publik di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat, khususnya pejalan kaki dan pengguna jalan.

(red)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru