PERNYATAAN SIKAP PGK SUMATERA SELATAN TERKAIT KARHUTLA DI SUMATERA SELATAN

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:27 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Palembang, 30 Agustus 2026

Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan menyampaikan keprihatinan atas terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat, keselamatan warga, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kualitas hidup masyarakat Sumatera Selatan secara keseluruhan.

 

Karena itu, kami memandang bahwa penanganan Karhutla tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan perusahaan yang beroperasi di Sumatera Selatan.

 

PGK Sumatera Selatan menyerukan kepada seluruh perusahaan, khususnya perusahaan yang memiliki aktivitas usaha dan konsesi di wilayah rawan Karhutla, agar mengambil bagian secara aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

 

Kami mendorong perusahaan untuk:

 

Pertama, memperkuat langkah pencegahan.

 

Perusahaan harus memastikan wilayah kerja dan area yang menjadi tanggung jawabnya memiliki sistem pencegahan Karhutla yang memadai, termasuk kesiapsiagaan personel, sarana pemantauan, peralatan pemadaman, serta respons cepat apabila ditemukan titik api.

 

Kedua, membantu pemerintah daerah dalam sosialisasi kepada masyarakat.

 

Perusahaan dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat, organisasi masyarakat dan pemuda untuk memberikan edukasi mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

Sosialisasi tersebut harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan, terutama di wilayah yang setiap tahun memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang tinggi.

 

Ketiga, ikut melakukan penanganan ketika Karhutla terjadi.

 

Ketika terjadi kebakaran di wilayah yang membutuhkan penanganan, perusahaan diharapkan tidak berpangku tangan. Perusahaan harus dapat mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk membantu pemerintah dan masyarakat, baik melalui personel, peralatan, kendaraan, sumber air maupun dukungan lainnya sesuai ketentuan dan kewenangan masing-masing.

 

Keempat, membangun ystem kolaborasi permanen.

 

PGK Sumsel mendorong pemerintah daerah membangun pola kerja sama yang lebih terstruktur dengan perusahaan, sehingga penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah membesar.

 

PGK Sumatera Selatan berpandangan bahwa pendekatan terhadap Karhutla harus bergeser dari sekadar memadamkan api menjadi mencegah api sejak awal.

 

Jangan sampai pemerintah dan masyarakat baru bergerak setelah asap memenuhi permukiman, sekolah, jalan raya dan mengganggu aktivitas masyarakat. Karhutla harus dipandang sebagai tanggung jawab bersama.

 

Perusahaan tidak hanya memiliki tanggung jawab ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan terhadap wilayah tempat mereka menjalankan aktivitas usaha.

 

Kami percaya, Sumatera Selatan yang maju bukan hanya ekonominya tumbuh, tetapi juga yang lingkungannya terjaga dan masyarakatnya terlindungi.

 

Karena itu, PGK Sumatera Selatan siap mendorong dan menjadi bagian dari gerakan kolaboratif bersama pemerintah daerah, dunia usaha, aparat, masyarakat dan seluruh elemen kepemudaan untuk membangun Sumsel Bersama Melawan Karhutla.

 

FIRDAUS HASBULLAH, SH, MH

Ketua PGK Sumatera Selatan

(Hari)

Berita Terkait

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  
Lima Pegawai Lapas Kelas I Palembang Ikuti Uji Kompetensi Profiling ASN Tahap 2  
Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan
Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus
Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran
Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel
Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba
Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terbaru