Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Dimulai, Kota Bandung Siapkan Transformasi Pengelolaan Sampah Modern dengan Armada Khusus

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:19 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Dimulai, Kota Bandung Siapkan Transformasi Pengelolaan Sampah Modern dengan Armada Khusus

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyambut dimulainya pembangunan (groundbreaking) Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Kabupaten Bandung sebagai tonggak baru pengelolaan sampah regional yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, Pemkot Bandung telah menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap operasional TPPAS Legok Nangka yang ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2029.

“Kota Bandung sudah berkomitmen. Kami telah menandatangani pengadaan armada transportasi khusus dan menyiapkan lahan untuk proses pemilahan sampah. Sampah dari Kota Bandung harus dipilah terlebih dahulu sebelum dikirim ke Legok Nangka menggunakan kendaraan khusus,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Menurut Farhan, Kota Bandung akan mengirimkan sekitar 800 ton sampah per hari ke TPPAS Legok Nangka. Mengingat lokasi fasilitas berada di kawasan berbukit, armada pengangkut yang digunakan harus memiliki spesifikasi khusus agar mampu beroperasi dengan aman dan optimal.

“Armada yang digunakan berbeda dengan kendaraan pengangkut biasa. Kendaraan harus memiliki kemampuan menanjak yang baik serta sistem pengereman yang optimal karena medan menuju Legok Nangka cukup menantang,” jelasnya.

Farhan mengatakan, pembangunan TPPAS Legok Nangka merupakan bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah di kawasan Bandung Raya. Melalui fasilitas tersebut, sampah yang telah dipilah akan diolah menggunakan teknologi yang lebih ramah lingkungan sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap sistem pembuangan akhir konvensional.

Selain TPPAS Legok Nangka, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti juga akan memiliki fungsi baru sebagai pusat pengolahan sampah organik.

“Sarimukti nantinya difokuskan sebagai pusat pengolahan sampah organik. Setelah proses pemilahan, sampah organik akan dikirim ke Sarimukti untuk diolah menggunakan berbagai teknologi,” ujarnya.

Salah satu teknologi yang tengah didorong adalah pemanfaatan gas metana dari timbunan sampah organik melalui proses gasifikasi. Menurut Farhan, teknologi tersebut berpotensi menghasilkan energi sekaligus menekan emisi gas rumah kaca dari sektor persampahan.

“Saya mendorong pemanfaatan teknologi gasifikasi metana dari sampah organik. Selain menghasilkan energi, teknologi ini juga menjadi solusi yang lebih ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah,” katanya.

Terkait kuota pengiriman sampah ke TPPAS Legok Nangka, Farhan memastikan tidak ada perubahan dari perjanjian kerja sama yang telah disepakati sebelumnya.

“Sesuai kontrak kerja sama yang ditandatangani pada tahun 2018, Kota Bandung tetap memperoleh kuota sekitar 800 ton sampah per hari. Yang kami lakukan sekarang adalah mempersiapkan seluruh aspek pelaksanaannya,” ungkapnya.

Pemkot Bandung juga terus mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari armada khusus, fasilitas pemilahan sampah, hingga penguatan sistem pengolahan sampah organik sebagai bagian dari transformasi menuju pengelolaan sampah yang lebih efektif, modern, dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya TPPAS Legok Nangka, diharapkan sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung dan kawasan Bandung Raya semakin efisien, ramah lingkungan, serta mampu memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan persampahan yang selama ini menjadi tantangan bersama.

(dewi)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru