Pemkot Bandung Perkuat Pencegahan Thalasemia, Dukung Deteksi Dini dan Skrining Genetik Bersama RSHS

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:00 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Perkuat Pencegahan Thalasemia, Dukung Deteksi Dini dan Skrining Genetik Bersama RSHS

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan deteksi dini thalasemia melalui kolaborasi bersama Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita. Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi Penyandang Thalasemia dan Keluarga yang digelar di Trans Studio Bandung, Minggu (27/07/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 RSHS ini mempertemukan ratusan penyandang thalasemia, keluarga pasien, tenaga kesehatan, akademisi, peneliti, serta pemerintah guna memperkuat edukasi, deteksi dini, dan pendampingan bagi penyandang kelainan darah bawaan tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi kolaborasi antara RSHS dan RSAB Harapan Kita yang dinilai tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan aspek pencegahan melalui edukasi dan skrining genetik.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandung, kami mengapresiasi inisiatif RSHS dan RSAB Harapan Kita yang terus menghadirkan inovasi dalam penanganan thalasemia. Upaya seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit genetik,” ujar Farhan.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program kesehatan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sinergi dengan rumah sakit, institusi pendidikan, serta pemerintah pusat.

“Pemkot Bandung mendukung setiap langkah yang memperkuat edukasi kesehatan, skrining, dan pendampingan bagi penyandang thalasemia beserta keluarganya. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar layanan kesehatan semakin berkualitas dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Farhan juga menilai keberadaan RSHS sebagai rumah sakit rujukan nasional telah memberikan kontribusi besar dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Bandung maupun Jawa Barat.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan berbagai institusi kesehatan terus berkembang sehingga masyarakat memperoleh akses pelayanan yang semakin baik, termasuk dalam upaya pencegahan thalasemia,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyebut thalasemia masih menjadi tantangan serius di bidang kesehatan yang memerlukan kolaborasi seluruh pihak.

Berdasarkan data yang dipaparkan, prevalensi pembawa sifat (carrier) thalasemia di Indonesia berkisar 3 hingga 10 persen dari total populasi, dengan sekitar 40 persen penyandang thalasemia berada di Jawa Barat.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memperkuat edukasi, deteksi dini, dan pendampingan agar angka kasus thalasemia dapat terus ditekan serta kualitas hidup para penyandang semakin baik,” ujar Erwan.

Direktur Utama RSHS Bandung, dr. H. Rachim Dinata Marsidi, mengatakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen RSHS dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, kerja sama dengan RSAB Harapan Kita memperkuat penelitian sekaligus edukasi kepada keluarga penyandang thalasemia mengenai pentingnya skrining genetik sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Senada dengan itu, Direktur Utama RSAB Harapan Kita, dr. Reni Wigati, menyampaikan bahwa kolaborasi antarrumah sakit menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat penelitian dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Program nasional tidak akan mampu menjangkau masyarakat tanpa dukungan rumah sakit-rumah sakit regional. Kolaborasi dengan RSHS menjadi contoh nyata bagaimana penelitian dan pelayanan kesehatan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus utama kegiatan tahun ini adalah mengajak keluarga penyandang thalasemia mengikuti skrining genetik untuk mengetahui status pembawa sifat (carrier), sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan pada generasi berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan edukasi mengenai thalasemia, pemutaran testimoni pasien, pemaparan hasil program, serta pengambilan 90 sampel air liur sebagai bagian dari penelitian dan penguatan skrining genetik. Sebanyak 484 penyandang thalasemia turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, tenaga kesehatan, akademisi, peneliti, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan thalasemia dapat semakin optimal, sekaligus meningkatkan kualitas hidup penyandang thalasemia dan keluarganya menuju masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.

(dewi)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru