Manusia Cepat Lupa

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:09 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Idat Mustari**

Satunews.id  —  Sesungguhnya manusia itu cepat berubah, setinggi apapun jabatan seseorang, sehebat apapun seseorang, setelah kematiannya, seiring waktu orang-orang yang dulu dekat mengelilingi akan melupakannya. Oleh karena itu kata para sufi. kita tidak boleh terlalu mencari tepuk tangan manusia. Tidak perlu terlalu Lelah menjaga citra dari manusia, Jangan takut tidak dapat tepuk tangan orang, jangan terlalu sedih saat tak dihargai.

Sesungguhnya manusia itu sangat lemah ingatannya. Manusia cepat lupa. Hari ini nama kita sering dibicarakan bahkan dighibahi orang-orang. Besok orang-orang itu pun akan sibuk dengan urusannya masing-masing. Hari ini memuji-muji kita, esok hari memuji orang lain. Hari ini membenci kita, esok hari mencari orang baru untuk dighibahi dan dibenci. Hari ini orang-orang menyimpan foto kita, esok hari menghapusnya. Akan datang saatnya semua orang menghapus nomor kita di ponselnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salahkah orang-orang melupakan kita saat telah tiada ? Tentu tidak, sebab itu hukum kehidupan. Tak ada manusia yang diingat sepanjang masa, kecuali Nabi. Karena itu jangan mengejar pujian manusia, tapi beramal untuk menggapai Ridha-Nya. Manusia bisa melupakan ratusan kebaikkan hanya karena satu kesalahan. Sedangkan Allah  melupakan ratusan kesalahan hanya karena satu kebaikkan.

Tak perlu hawatir saat seluruh manusia melupakan kita asal Allah selalu mengingat kita. Tak perlu sedih saat penduduk bumi melupakan kita, asal penduduk langit mengingat kita. Tak apa tidak popular di bumi, asal dikenal di langit. Berusaha berbuat baik meskipun tak ada yang melihat dan memuji, sebab Allah tak akan pernah menyia-nyiakan orang yang berbuat kebaikkan.

Paling bahaya pada diri akibat terlalu ingin dihargai atau dianggap baik oleh semua orang adalah kehilangan kemampuan diri menerima celaan orang. Padahal dalam hidup ini sebaik apapun diri seseorang akan selalu ada yang tidak suka. Sejatinya hati kita tidak boleh bergantung pada penilaian orang lain, sebab sungguh manusia itu mudah lupa. Hari ini memuji, mungkin besok mencela.

Pada akhirnya,  sesungguhnya bukan seberapa banyak follower atau yang meng-like  Medsos kita, tapi seberapa dekat kita dengan Maha Pencipta. Maka jangan habiskan waktu karena ingin dianggap penting oleh manusia tapi seberapa banyak waktu dipergunakan untuk menjadi Hamba-Nya. Dan sungguh seseorang akan jadi Hamba-Nya saat memiliki kerendahan hati dan kesediaan untuk memperbaiki diri.

Wallahu’alam

** **Ketua DKM Al Ihklas kawaluyaan indah dan komisaris BUMD Kab Bandung

 

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga
PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru