Musdes RKPDes 2027 Citeureup Digelar, Kades Gugun Tekankan Perencanaan Terukur dan Prioritas
Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Desa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun Anggaran 2027, Kamis 8 Oktober 2026.
Musdes menjadi ruang strategis menyerap aspirasi masyarakat dan memetakan kebutuhan pembangunan agar program 2027 memiliki skala prioritas, target jelas, serta sesuai kemampuan anggaran desa.
Kegiatan dihadiri Kepala Desa Citeureup Gugun Wiguna, S.H., aparatur desa, kader PKK, Kasi Pemerintahan Kecamatan Citeureup Ponco mewakili kecamatan, Pendamping Desa, Ketua BPD M. Bukhori Hidayat, Ketua LPM, Ketua MUI, Pokja, Binwil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, IPSM, kader, KPM, kader Posyandu, para kadus, RT/RW, Karang Taruna, BUMDes, Koperasi Desa Merah Putih, serta tokoh masyarakat.

Kades Gugun menekankan penyusunan RKPDes 2027 harus matang, realistis, dan berbasis kebutuhan warga. Usulan tidak sekadar daftar keinginan, tapi dipetakan berdasarkan urgensi, manfaat, dan kemampuan anggaran.
“Partisipasi masyarakat jangan hanya berhenti menyampaikan aspirasi. Mari kawal bersama mulai perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan,” ujar Gugun.
Sementara Kasi Pemerintahan Kecamatan Citeureup Ponco mengarahkan agar perencanaan mengacu pada ketentuan dan prioritas pembangunan. Ia juga menekankan penguatan BUMDes sebagai instrumen penggerak ekonomi desa agar dikelola produktif dan profesional untuk mendorong kemandirian desa.

Pendamping Desa menyoroti sejumlah isu prioritas 2027, mulai supplier MBG, ketahanan pangan, penanganan stunting, pemberian makanan tambahan, BLT, BPJS bagi kelompok rentan, hingga program kebutuhan dasar masyarakat. Selain itu evaluasi prioritas wilayah, pengelolaan sampah, Siskamling, Dayeuh Pajajaran, dan kebudayaan Jawa Barat agar selaras dengan kebijakan Kabupaten Bogor.
Ketua BPD M. Bukhori Hidayat memaparkan arah anggaran 2027 dan pentingnya Musyawarah Wilayah BPD di masing-masing wilayah sebagai mekanisme penyerapan aspirasi yang lebih terstruktur sebelum dibawa ke perencanaan desa.
Musdes berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Seluruh unsur memberikan masukan sesuai bidang dan wilayah masing-masing.
Dengan perencanaan terbuka, terukur, dan berbasis prioritas, Pemdes Citeureup berharap RKPDes 2027 tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi menjadi peta jalan pembangunan yang konkret dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.
(aminah)


























