Kadis DPKP Kota Bandung Pastikan Pendataan Bedah Rumah Tetap Berjalan
Satunews.id, Kota Bandung – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Lutfi Firdaus, memastikan program perbaikan dan pendataan rumah tidak layak huni (Rutilahu) terus berjalan sesuai regulasi.
Data resmi DPKP mencatat Kota Bandung masih memiliki sekitar 9.000 unit Rutilahu yang akan ditangani bertahap hingga 2029.
Pada tahun 2025, Pemkot Bandung telah menuntaskan 1.785 unit melalui APBD, ditambah 111 unit dari program BSPS APBN, serta 500 unit kolaborasi tanpa APBN/APBD bersama Yayasan Buddha Tzu Chi. Total perbaikan 2025 mencapai 2.100 unit.
Untuk tahun 2026, Kota Bandung mendapat alokasi resmi Program BSPS sebanyak 1.418 unit. Alokasi tersebut ditandai dengan simulasi Tender Rakyat dan pemukulan kentongan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait bersama BPS dan Kemendagri di Kota Bandung.
Selain itu, saat ini juga dibuka pendataan tambahan sebanyak 2.300 unit calon penerima BSPS 2026 yang masih dalam tahap verifikasi Kementerian PKP.
Lutfi menegaskan seluruh pendataan dilakukan melalui mekanisme verifikasi, termasuk status kepemilikan yang kini dipermudah sesuai kebijakan Kementerian PKP.
“Program ini masih terus berjalan dan disalurkan bertahap. Semua kecamatan sudah berjalan,” ujarnya.
Masyarakat dapat melaporkan Rutilahu melalui aplikasi Sapa Warga fitur IMAH AING dan memantau penetapan penerima melalui sistem SIBARU / SiPetruk milik Kementerian PKP.
(**)


























