Batik Ciprat Kelurahan Husein Sastranegara, Wajah Kreativitas Warga Bandung

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:07 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batik Ciprat Kelurahan Husein Sastranegara, Wajah Kreativitas Warga Bandung

Satunews.id, Kota Bandung – Semangat melestarikan batik sekaligus mendorong kemandirian ekonomi terus tumbuh di tingkat kewilayahan. Salah satunya melalui Batik Ciprat yang dikembangkan warga RW 07, Kelurahan Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Berawal dari pelatihan membatik di Sentra Wyata Guna, Batik Ciprat kini dikembangkan warga secara mandiri dengan memproduksi batik berdasarkan pesanan, mulai dari kain, pakaian, hingga ikat kepala.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Kelompok Batik Ciprat, Yuliana, mengatakan pelatihan tersebut menjadi awal bagi warga untuk mengembangkan keterampilan membatik menjadi kegiatan produktif.

“Setelah pelatihan, kami diberikan modal dan diminta melanjutkan produksi di sini. Alhamdulillah sampai sekarang selalu ada pesanan,” ujar Yuliana.

Sejumlah produk Batik Ciprat RW 07 bahkan telah dipesan dari luar wilayah, di antaranya Tasikmalaya dan Cimahi.

Keunikan Batik Ciprat terletak pada proses pembuatannya. Motif dibentuk dengan teknik ciprat menggunakan lilin, kemudian melalui proses pewarnaan, pencucian, hingga penjemuran yang dilakukan beberapa kali. Proses tersebut menggunakan waterglass sebagai pengunci warna agar hasil batik lebih kuat dan tidak mudah luntur.

Untuk harga, kain Batik Ciprat dibanderol sekitar Rp130 ribu hingga Rp150 ribu, sedangkan produk pakaian mulai dari sekitar Rp250 ribu.

Pengembangan Batik Ciprat juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kelurahan Husein Sastranegara. Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Husein Sastranegara, Iwan Achmad Setiawan, menyebut pemberdayaan UMKM menjadi salah satu upaya pemerintah kewilayahan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Setelah kami inventarisasi, ternyata ada potensi masyarakat yang bisa dikembangkan untuk peningkatan ekonomi melalui UMKM. Salah satunya Batik Ciprat di RW 07,” kata Iwan.

Menurutnya, pemerintah kewilayahan turut mendorong pembentukan kelompok UMKM serta membuka akses informasi pelatihan kepada masyarakat. Pemberdayaan tersebut diharapkan dapat menjadi strategi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, termasuk bagi masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

“Pemerintah kelurahan harus hadir di tengah masyarakat, melengkapi dan mendorong keinginan masyarakat, khususnya dalam pengembangan ekonomi,” ujarnya.

Antusiasme warga pun terlihat dari keinginan mengikuti pelatihan serupa. Ketua RW 07, Iyon Tahyan, mengatakan warga menyambut positif keberadaan Batik Ciprat dan berharap keterampilan membatik dapat menyebar ke setiap RT.

“Warga sangat semangat. Bahkan yang belum mendapatkan pelatihan juga ingin ikut. Insyaallah ke depannya kami akan mendorong pelatihan di tiap RT agar ekonomi warga semakin meningkat dan sejahtera,” tuturnya.

Momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober menjadi pengingat bahwa batik tidak hanya warisan budaya, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk berkarya dan menciptakan peluang ekonomi.

Dari RW 07 Husein Sastranegara, sehelai Batik Ciprat menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat.

(**)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga
PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru