Usia 216 Tahun, Kota Bandung Catat Capaian di Pelayanan Publik hingga Investasi
Satunews.id, Kota Bandung – Memasuki usia ke-216 tahun, Kota Bandung terus menunjukkan kemajuan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2026 menjadi bukti reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan berjalan di jalur yang tepat.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat Upacara Peringatan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) di Plaza Balai Kota Bandung, Jumat (25/9/2026).

Farhan mengungkapkan, penghargaan yang diterima bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengakuan atas kerja keras seluruh aparatur dalam menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
Salah satu capaian membanggakan adalah diraihnya penghargaan Adminduk Prima Terbaik I kategori kabupaten/kota dengan tingkat kepadatan penduduk besar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Tidak hanya itu, Kota Bandung juga menerima penghargaan Drestanta Arindama sebagai apresiasi atas keunggulan penyelenggaraan administrasi kependudukan, serta Terbaik I Petugas Front Office Adminduk Prima kategori kabupaten/kota dengan kepadatan penduduk besar.
“Lewat pelayanan prima administrasi kependudukan, kita memastikan hak-hak dasar warga negara terlindungi dan mendapatkan kepastian hukum yang baik,” ujar Farhan.
Menurutnya, pelayanan adminduk merupakan layanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, Pemkot Bandung terus berupaya menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan akurat.
Inovasi yang dilakukan tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan, tetapi juga berkontribusi pada meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Selain sektor adminduk, capaian positif juga ditorehkan di bidang investasi. Kota Bandung berhasil meraih peringkat ketiga nasional dalam Anugerah Layanan Investasi 2026 dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Penghargaan tersebut menunjukkan keberhasilan Kota Bandung dalam menciptakan iklim investasi yang sehat melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan kualitas pelayanan, serta kepastian berusaha bagi pelaku usaha.
“Bandung harus menjadi kota yang unggul dan terbuka. Terbuka terhadap berbagai inovasi dan investasi yang memberikan manfaat nyata bagi warga,” kata Farhan.

Menurutnya, capaian tersebut selaras dengan visi Bandung Utama yakni Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis, khususnya dalam mewujudkan kota yang unggul dan terbuka melalui pelayanan publik yang profesional.
Ia menegaskan, penghargaan yang diraih tidak boleh membuat jajaran pemerintah berpuas diri. Justru harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Penghargaan-penghargaan tersebut adalah sebuah pengakuan sekaligus motivasi agar kita terus memberikan yang terbaik bagi Kota Bandung dan warga Kota Bandung,” ujarnya.
Farhan juga memberikan apresiasi kepada para ASN yang menerima Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI pada momentum HJKB. Penghargaan tersebut mencerminkan dedikasi dan integritas aparatur dalam melayani masyarakat.
Ia berharap semangat pelayanan yang profesional, cepat, dan responsif dapat terus tumbuh di seluruh perangkat daerah sehingga manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat.
(**)


























