Lewat Gerakan Pepeling, Pemuda Ujungberung-Mandalajati Bidik 10 Juta Liter Air Terserap ke Tanah

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 15:05 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lewat Gerakan Pepeling, Pemuda Ujungberung-Mandalajati Bidik 10 Juta Liter Air Terserap ke Tanah

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung melibatkan pemuda dalam gerakan menjaga lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir melalui Gerakan Pemuda Peduli Lingkungan (Pepeling). Sebanyak 200 pemuda dari empat kecamatan di Bandung Timur, yakni Ujungberung, Mandalajati, Cinambo dan Cibiru dilibatkan untuk mendorong pembuatan sumur resapan dan penanaman pohon.

Gerakan tersebut diluncurkan di Kecamatan Ujungberung, Rabu (24/9/2026). Melalui program ini, Pemkot menargetkan sedikitnya 10.000 bangunan memiliki sumur resapan. Jika setiap sumur berkapasitas satu meter kubik atau 1.000 liter, maka ada potensi 10 juta liter air dapat ditampung dan diresapkan ke dalam tanah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Ujungberung Abriwiansyah mengatakan, keterlibatan pemuda menjadi penting karena generasi muda yang akan menentukan kondisi lingkungan di masa depan.

“Pemuda ini yang akan menentukan masa depan. Mudah-mudahan dengan adanya Pepeling ini, kepedulian pemuda terhadap lingkungan semakin meningkat,” kata Abriwiansyah.

Menurutnya, kepedulian pemuda di wilayahnya telah terlihat melalui berbagai kegiatan, salah satunya Sasapu Bandung yang rutin digelar setiap Minggu pagi dan melibatkan organisasi kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, FKPPI, XTC dan Brigez.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar mengatakan, Pepeling tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran, tetapi juga mendorong aksi nyata mengurangi potensi banjir di Bandung Timur.

“Tujuannya meningkatkan kesadaran pemuda terhadap lingkungan melalui aksi nyata, di antaranya membuat sumur resapan dan menanam pohon. Kedua, bagaimana pemuda ikut terlibat dalam mencegah banjir di Bandung Timur,” ujar Sigit.

Sebanyak 200 pemuda tersebut berasal dari empat kecamatan, masing-masing 50 orang. Mereka diharapkan menjadi penggerak hingga tingkat kelurahan dan RW untuk mengajak masyarakat membangun sumur resapan.

Program ini menggunakan anggaran APBD melalui Dispora. Salah satu inovasinya adalah Siap Tampung dan Resapan (Si Tampan), yakni konsep sumur resapan yang telah mengikuti kompetisi tingkat provinsi dan meraih penghargaan.

“Kalau ada 10.000 bangunan yang membuat satu sumur resapan dengan kapasitas 1.000 liter, berarti ada 10 juta liter air yang bisa masuk ke tanah,” kata Sigit.

Berdasarkan data 2021, tercatat sekitar 26.000 bangunan di empat kecamatan tersebut, mulai dari rumah, sekolah, kawasan industri hingga perumahan. Dengan perkembangan kawasan, jumlahnya kini diperkirakan lebih dari 30.000 bangunan.

Gerakan ini kemudian diresmikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ia menegaskan Pepeling bukan sekadar kegiatan, tetapi investasi jangka panjang untuk ruang hidup yang lebih ramah lingkungan.

“Pepeling ini bukan sekadar kegiatan, tetapi investasi supaya ruang hidup kita menjadi lebih ramah lingkungan,” ujar Farhan.

Menurut Farhan, gerakan lingkungan membutuhkan konsistensi, bukan kegiatan sesaat. Ia mencontohkan warga Rempoa, Tangerang Selatan yang membangun sumur resapan secara bertahap selama dua tahun dan berhasil menjaga ketersediaan air.

“Kalau kita ingin hasil yang berbeda, jangan terus menggunakan cara yang sama,” katanya.

Ia menilai Bandung Timur memiliki potensi sumber air yang harus dijaga, mengingat Kota Bandung berada di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut.

“Jangan saling tunggu. Anak-anak muda harus aktif, kreatif dan inovatif,” pungkasnya.

Gerakan Pepeling mengusung tema “Dari Kesadaran Menuju Aksi Nyata” dan diharapkan menjadi wadah pemuda untuk terlibat langsung menjaga lingkungan dan mendukung pengurangan risiko banjir di Kota Bandung.

(**)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru