Aktivitas IGD Rumah Sakit Meningkat, Pemkot Pastikan Pasien Tetap Terlayani

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 09:16 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas IGD Rumah Sakit Meningkat, Pemkot Pastikan Pasien Tetap Terlayani

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung memastikan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya warga yang datang dengan keluhan demam, batuk, pilek, dan gejala influenza.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, ramainya IGD menjadi perhatian Pemkot, namun masyarakat diimbau tidak panik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada dasarnya kami tidak menganggap remeh fakta bahwa sekarang ini IGD lumayan penuh oleh para pasien yang mengeluhkan demam yang tinggi dan memiliki beberapa gejala influenza yang khas yaitu batuk dan pilek,” kata Farhan, Rabu (23/09/2026).

Pemkot memastikan semua fasilitas kesehatan memberikan layanan terbaik dan tidak boleh menolak pasien.

“Memastikan semua fasilitas kesehatan memberikan layanan yang terbaik. Prinsip bahwa tidak boleh menolak pasien itu harus berlaku di semua fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Pemkot juga terus memantau perkembangan influenza melalui Puskesmas Padasuka yang menjadi fasilitas sentinel untuk memantau Influenza Like Illness (ILI). Sampel pemeriksaan akan dikirim ke Kementerian Kesehatan untuk memastikan jenis strain virus yang beredar.

Farhan mengimbau warga tetap menerapkan pencegahan sederhana, terutama saat menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta, dan pesawat untuk kembali memakai masker.

“Untuk anak-anak sekolah yang menunjukkan gejala flu sebaiknya tidak sekolah. Di rumah saja, kami akan izinkan dan kami maklumi,” ucapnya.

Anak-anak yang tetap masuk sekolah diminta memakai masker. Namun, ia meminta warga tidak panic buying.

“Tidak perlu melakukan panic buying masker, ngeborong masker,” ujarnya.

Menurut Farhan, peningkatan kunjungan IGD termasuk di RSUD Bandung Kiwari juga dipicu meningkatnya kewaspadaan warga.

“Kalau kemarin-kemarin mah flu sedikit, panas sedikit, ah minum obat aja di rumah, nah sekarang karena waspada jadi udah langsung lari ke IGD,” katanya.

Farhan menilai kewaspadaan ini patut diapresiasi, dan Pemkot memastikan kapasitas faskes dan tenaga kesehatan siap.

“Buat kami ini menunjukkan bahwa kemampuan antisipasi dari masyarakat sudah sangat tinggi. Kami tentu bersyukur dengan hal itu tapi pada saat bersamaan kapasitas, fasilitas dan juga kemampuan dari nakes serta faskes di Kota Bandung siap untuk melayani,” ucapnya.

Terkait penanganan saat IGD penuh, Farhan menyebut disesuaikan dengan kondisi pasien.

“Kalau ada yang bisa diminta untuk menunggu dan bersedia menunggu dalam antrean tapi kalau diperkirakan sudah membaik maka dipersilakan untuk pulang. Itu mah sangat tergantung kondisi,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh IGD di Kota Bandung siaga 24 jam dan belajar dari pengalaman Covid-19, mulai dari kesiapan obat, oksigen, hingga perlindungan nakes.

“Yang namanya IGD di seluruh Kota Bandung standby 24 jam dan belajar dari pengalaman kita menangani Covid, berbagai macam fasilitas dari obat viral sampai ke oksigen dan juga keselamatan para nakes itu sudah betul-betul diperhatikan,” tutupnya.

(**)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru