Politik Modal Tumbang, Hadi Hidayat Terpilih Kades Ciledug Berkat Kekuatan Rakyat

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 18:22 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politik Modal Tumbang, Hadi Hidayat Terpilih Kades Ciledug Berkat Kekuatan Rakyat

Satunews.id, Bekasi – Peta kepemimpinan Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi memasuki babak baru. Hadi Hidayat resmi terpilih sebagai Kepala Desa Ciledug periode 2026–2034 setelah proses pemungutan dan penghitungan suara selesai, Senin (21/9/2026).

Kemenangan Hadi menjadi sorotan. Di tengah kontestasi Pilkades yang kompetitif dan kental dengan politik modal, Hadi justru bertumpu pada kekuatan rakyat, ikatan kekeluargaan, dan militansi relawan. Hasil ini membuktikan dukungan masyarakat masih menjadi penentu utama arah kepemimpinan desa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pendukung menilai kemenangan ini sebagai momentum perubahan di Ciledug.

Hadi menegaskan, terpilihnya dirinya bukan garis akhir, melainkan awal tanggung jawab besar. Mandat rakyat harus diwujudkan dalam pelayanan publik yang responsif, pembangunan tepat sasaran, serta tata kelola pemerintahan yang transparan.

“Masyarakat Ciledug masih mampu melihat seorang yang memiliki jiwa memimpin dan memiliki keinginan untuk membawa perubahan dalam kinerja pemerintahan desa. Perjuangan masyarakat yang bermodal keyakinan dan kekuatan kekeluargaan akhirnya membuahkan hasil,” ujar Hadi.

“Amanah ini bukan untuk saya pribadi. Ini amanah seluruh masyarakat Ciledug. Saya ingin kepercayaan ini diwujudkan dalam kerja nyata dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ketua DPD Lembaga Perlindungan Konsumen RI (LPK RI) Provinsi Jawa Barat, Pamuji Rahardjo, S.Kom., menilai kemenangan Hadi harus dimaknai sebagai lahirnya amanah, bukan sekadar kemenangan politik.

“Kemenangan Hadi Hidayat harus dimaknai sebagai lahirnya sebuah amanah, bukan sekadar kemenangan politik. Setelah terpilih, tidak boleh lagi ada sekat antara yang memilih dan yang tidak memilih. Kepala desa adalah pemimpin seluruh masyarakat Ciledug,” ujar Pamuji.

Menurutnya, masyarakat berhak melihat mandat politik diwujudkan melalui kinerja nyata.

“Yang paling penting sekarang adalah pembuktian. Masyarakat sudah memberikan kepercayaan, maka kepercayaan itu harus dijawab dengan transparansi, pelayanan yang baik, pembangunan yang tepat sasaran, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar semangat kekeluargaan selama Pilkades tidak hilang usai pemilihan.

“Kita harus menghormati pilihan masyarakat. Kalau masyarakat bergerak dengan keyakinan dan kekeluargaan untuk menentukan pemimpinnya, maka mandat tersebut harus dihormati dan dijaga. Jangan sampai setelah pemilihan selesai, masyarakat justru dilupakan,” katanya.

Kini tantangan sesungguhnya ada di depan mata. Energi pemenangan harus bergeser menjadi energi pembangunan. Warga Ciledug menanti pemerintahan yang mampu bekerja, melayani, membuka ruang partisipasi, dan memastikan program desa menyentuh kebutuhan warga.

Sebab kemenangan hanya menghasilkan mandat. Kinerja-lah yang akan menentukan bagaimana mandat itu dirasakan.

Politik telah selesai, pengabdian dimulai. Tidak boleh lagi ada sekat antar pendukung. Seluruh warga Ciledug kini berada dalam satu pemerintahan yang sama.

“Jangan jadikan kemenangan sebagai mahkota. Jadikan kemenangan sebagai amanah untuk bekerja. Karena ukuran keberhasilan seorang kepala desa bukan seberapa besar ia menang dalam pemilihan, tetapi seberapa besar masyarakat merasakan manfaat dari kepemimpinannya,” pungkas Pamuji.

(aminah)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru