SDN 13 Lebong Direvitalisasi, Kepsek Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati
Lebong, Satunews.id – SDN 13 Lebong mulai mendapatkan program revitalisasi (revit) untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Kepala SDN 13 Lebong, Sapawi, S.Pd., mengatakan revitalisasi tersebut mencakup dua unit gedung sekolah, ruang guru, serta fasilitas toilet.
Menurutnya, kondisi bangunan sekolah sebelumnya cukup memprihatinkan. Salah satunya bagian plafon yang sudah hampir jatuh dan dinilai dapat membahayakan keselamatan siswa.
“Kondisinya sangat memprihatinkan, terutama bagian plafon yang hampir jatuh. Ini sangat mengkhawatirkan bagi keselamatan anak-anak,” ujar Sapawi.
Saat ini, SDN 13 Lebong memiliki sebanyak 83 murid. Sapawi berharap setelah pembangunan selesai, kondisi sekolah yang semakin baik dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.
“Kami berharap setelah pembangunan ini selesai, sekolah menjadi lebih baik dan nyaman. Mudah-mudahan jumlah murid juga bisa bertambah,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lebong serta Bupati Lebong H. Azhari atas perhatian pemerintah sehingga SDN 13 Lebong memperoleh bantuan revitalisasi.
Sapawi mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi sekolah. Selain memperbaiki bangunan yang rusak, revitalisasi diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Dikbud Lebong dan Bapak Bupati H. Azhari yang telah memberikan perhatian kepada sekolah kami. Bantuan ini sangat membantu memperbaiki kondisi sekolah yang sebelumnya memprihatinkan,” katanya.
Diketahui, pekerjaan revitalisasi tersebut telah berjalan sekitar satu minggu. Sapawi berharap proses pembangunan dapat berjalan dengan baik hingga seluruh pekerjaan selesai.
Ia juga meminta komite sekolah turut bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pekerjaan. Selain itu, masyarakat sekitar yang memiliki kemampuan dan berminat bekerja juga diharapkan dapat ikut berpartisipasi sesuai kebutuhan pekerjaan.
“Kami meminta komite sama-sama mengawasi pekerjaan ini. Kami juga mengajak masyarakat apabila ada yang ingin bekerja dan memang masih dibutuhkan dalam pekerjaan pembangunan, ” ujarnya.
Di sisi lain, Sapawi berharap pada tahun berikutnya SDN 13 Lebong kembali mendapatkan bantuan dari pemerintah, khususnya untuk pembangunan tembok di sekitar sekolah.
Harapan tersebut disampaikan karena lingkungan sekolah dinilai rawan banjir. Dengan adanya tembok, pihak sekolah berharap kondisi lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman bagi siswa.
“Kami berharap tahun depan kembali mendapat bantuan untuk pembangunan tembok. Sekolah kami rawan banjir. Kalau tembok sudah dibangun, anak-anak akan lebih nyaman dalam menempuh pendidikan, ” jelasnya.
Selama proses revitalisasi berlangsung, siswa SDN 13 Lebong untuk sementara melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menumpang di SDN 31 Lebong.
Sapawi pun menyampaikan terima kasih kepada Kepala SDN 31 Lebong yang telah memberikan izin kepada siswa SDN 13 Lebong untuk menggunakan fasilitas sekolah selama proses revitalisasi berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala SDN 31 Lebong yang sudah mengizinkan anak-anak kami menumpang belajar sementara. Ini sangat membantu agar proses pendidikan tetap berjalan selama sekolah kami direvitalisasi,” tutup Sapawi.
(eko)


























