Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 13:37 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuNews.Id

‎‎Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I K., M.H mengatakan bahwa Kebakaran lahan terjadi di wilayah Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (5/9/2026). Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB dan terjadi di enam titik lokasi yang berada di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler.

‎Peristiwa bermula pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika diketahui adanya kebakaran lahan di sejumlah titik wilayah Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Kebakaran tersebut tidak hanya terjadi di satu lokasi, namun terpantau di enam titik yang berbeda, yakni Blok Cilopang, Blok Cijolang, Blok Cisakti, Blok Kandang Sapi, Blok Sanghiang Paniisan, dan Blok Cek Dam.

‎Mengetahui adanya kejadian tersebut, Polsek Tarogong Kaler, unsur pemerintahan kecamatan bersama BPBD Kabupaten Garut, Perhutani Kabupaten Garut, Koramil 1111/Tarogong Kidul, dan masyarakat setempat langsung bergerak melakukan penanganan.

‎‎Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman secara bertahap dengan menggunakan peralatan yang tersedia. Sejumlah titik harus ditangani secara manual lantaran kondisi medan dan akses menuju lokasi cukup sulit sehingga kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau seluruh titik kebakaran.

‎Dalam proses penanganan, petugas melakukan pemantauan terhadap pergerakan api di masing- masing lokasi. Perhatian khusus diberikan terhadap Blok Cilopang karena lokasi tersebut berada berdekatan dengan permukiman masyarakat.

‎Pemadaman di area tersebut diprioritaskan untuk mencegah kobaran api meluas dan mendekati rumah warga maupun area yang dapat menimbulkan risiko lebih besar bagi masyarakat.

‎Selanjutnya, berdasarkan hasil pemantauan pada sekitar pukul 17.00 WIB, petugas masih mendapati adanya titik api di kawasan Blok Cek Dam. Sementara itu, upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan di sejumlah lokasi lainnya.

‎Personel Polsek Tarogong Kaler bersama unsur gabungan juga terus melakukan monitoring untuk memastikan tidak terjadi perluasan titik api ke wilayah lain.

‎Proses pemadaman dan penanganan kebakaran masih berlangsung. Petugas tetap berada di lapangan untuk melakukan pemantauan, pemadaman, serta koordinasi dengan unsur terkait.

‎PLH Kapolsek Tarogong Kaler Ipda Eko Budi Santoso, S.H. mengatakan, penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

‎Pemadaman terus kami lakukan bersama unsur terkait. Titik yang berada dekat dengan permukiman menjadi prioritas untuk mencegah api meluas dan membahayakan masyarakat,” ujar Ipda Eko.

‎Ia menambahkan, kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena terdapat sejumlah lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran. Oleh karena itu, petugas melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia.

‎Kami juga terus melakukan monitoring di seluruh titik untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun kemungkinan api meluas ke area lainnya, tambahnya.

‎Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban dari personel yang terlibat dalam penanganan.

‎Sementara itu, luas lahan yang terbakar dan kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

‎‎Adapun penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam proses pendataan dan penelusuran oleh pihak terkait.

‎‎Polres Garut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

‎‎Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan adanya titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

‎Sumber : Humas Polda Jabar

* Andi *

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas
Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Gentengisasi Prabowo Dimulai di Purwakarta: Tito Karnavian dan Dedi Mulyadi Lepas 500 Ribu Genteng
Talkshow & Kajian MHABD ke-2 di Pusdai Jabar: Sinergi Ulama, Pemerintah, dan Influencer Kuatkan Keluarga
Usman Koto Terpilih, Musda PKDP Tasikmalaya Tekankan Persatuan Perantau Minang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIB

LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Biodigester AKSARA Hadir di Ciangsana, H. Udin Saputra Dorong Inovasi Pengolahan Limbah dan Energi Ramah Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Polda Sumsel Tindak Penipuan Berkedok Rekrutmen CPNS, Ingatkan Masyarakat Hindari Jalur Tidak Resmi

Berita Terbaru