Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Bandung, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 20:56 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Bandung, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menyiapkan langkah mitigasi menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau telah memasuki wilayah Bandung.

Dampak sebaran abu vulkanik tersebut turut berpengaruh terhadap operasional Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung yang sempat dihentikan sementara pada Minggu (6/9/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan Pemkot Bandung tengah menyusun langkah mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya sebaran abu vulkanik ke wilayah Kota Bandung.

Menurut Farhan, langkah tersebut akan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, terutama dengan lembaga yang memiliki kewenangan dan informasi terkait aktivitas vulkanik, cuaca, kebencanaan, serta transportasi.

“Kalau itu nanti kami sedang menyusun sebuah mitigasi apabila memang abu vulkaniknya sampai ke Bandung. Kami akan koordinasi yang pertama tentunya dengan BMKG, kedua dengan BPBD, ketiga dengan AirNav, dan keempat dengan KCIC,” ujar Farhan, Minggu (6/9/2026).

Farhan menjelaskan, sebaran abu vulkanik berpotensi memengaruhi sejumlah aktivitas masyarakat, termasuk sektor transportasi. Karena itu, informasi mengenai perkembangan kondisi harus dapat diterima masyarakat secara cepat dan akurat.

Pemkot Bandung, kata Farhan, akan terus mengikuti perkembangan informasi dari instansi terkait sebelum menentukan langkah lanjutan yang perlu dilakukan di tingkat kota.

Farhan juga memberikan perhatian terhadap aktivitas anak-anak sekolah yang menggunakan sepeda motor.

Menurutnya, apabila kualitas udara di wilayah Bandung terdampak sebaran abu vulkanik, penggunaan kendaraan roda dua perlu menjadi perhatian karena dapat meningkatkan potensi paparan terhadap abu vulkanik.

“Termasuk juga penyampaian informasi kepada anak-anak, khususnya yang bersekolah yang juga pakai kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor. Itu berbahaya sebenarnya,” katanya.

Farhan mengatakan Pemkot Bandung masih menunggu masukan dari instansi teknis sebelum mengeluarkan imbauan lebih lanjut kepada masyarakat, termasuk terkait penggunaan masker.

Ia menegaskan bahwa langkah pemerintah akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan dan rekomendasi dari instansi yang berwenang.

Selain mengantisipasi potensi dampak abu vulkanik, Pemkot Bandung juga terus memperkuat kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi bencana lainnya, termasuk ancaman gempa bumi.

Sementara itu, Corporate Secretary Group Head PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan operasional penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dihentikan sementara pada Minggu (6/9/2026).

“BDO menghentikan aktivitas penerbangan dari pukul 12.07-16.00 WIB,” kata Arie.

Penghentian sementara tersebut dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik yang telah memasuki wilayah Bandung.

“Sudah terpapar volcanic ash (abu vulkanik),” ujarnya.

Arie mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik sebelum menentukan langkah selanjutnya terkait operasional penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.

“Statusnya sama kaya Soekarno Hatta, akan dimonitor lebih lanjut sebarannya,” pungkasnya.

Pemkot Bandung bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan langkah mitigasi dapat dilakukan secara tepat sesuai perkembangan kondisi, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

(red)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru