PMI Kota Bandung Ajak Warga Rutin Donor Darah, Setetes Darah Berarti bagi Sesama
Satunews.id, Kota Bandung – Kebutuhan darah bagi pasien rumah sakit di Kota Bandung terus berlangsung setiap hari. Di tengah kebutuhan yang tinggi tersebut, ketersediaan stok darah masih perlu dijaga. Karena itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengajak masyarakat untuk menjadi pendonor aktif dan rutin sebagai bentuk kepedulian serta semangat gotong royong membantu sesama.
Kepala Bidang Pengadaan Darah Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Bandung, dr. Primanomesha, mengatakan kebutuhan darah untuk pasien di rumah sakit bersifat berkelanjutan. Sementara itu, jumlah pendonor pada waktu-waktu tertentu dapat mengalami penurunan, terutama saat periode libur panjang seperti Natal, Tahun Baru, dan Hari Raya Idulfitri.
“Marilah bersama-sama kita bergotong royong untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di rumah sakit dengan cara mendonorkan darahnya. Setetes darah yang diberikan adalah harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Menurut Primanomesha, PMI Kota Bandung terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan stok darah, salah satunya melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan secara rutin.

Setiap masyarakat yang hendak mendonorkan darah terlebih dahulu akan menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan calon pendonor berada dalam kondisi yang memenuhi persyaratan dan aman untuk melakukan donor darah.
Calon pendonor diharapkan dalam kondisi sehat, tidak sedang mengalami sakit maupun menjalani terapi obat tertentu. Selain itu, pendonor perlu memastikan tubuh mendapatkan asupan makanan dan cairan yang cukup sebelum melakukan donor.
Donor darah juga dapat dilakukan secara berkala dengan memperhatikan jarak waktu dari donor sebelumnya. PMI menetapkan jeda minimal 61 hari sebelum seseorang kembali melakukan donor darah.
Momentum Hari Palang Merah Indonesia yang diperingati setiap 3 September menjadi kesempatan bagi PMI Kota Bandung untuk kembali mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui donor darah.

Semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi menjadi pendonor aktif, semakin besar pula peluang terjaganya ketersediaan darah untuk memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit.
PMI Kota Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor yang selama ini secara sukarela menyumbangkan darahnya untuk membantu pasien yang membutuhkan.
“Terima kasih kepada para pendonor darah yang telah memberikan kehidupan dengan sukarela kepada pasien yang membutuhkan. Kebaikan kecil Anda memberikan dampak yang luar biasa bagi mereka yang membutuhkan,” tutur Primanomesha.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dapat memantau informasi mengenai jadwal dan lokasi donor darah PMI Kota Bandung melalui kanal media sosial resmi PMI Kota Bandung.
(red)


























