10 Pohon Mahoni Ditanam Kembali di Jalan Riau, Pemkot Bandung Pulihkan Ruang Publik

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 14:59 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

10 Pohon Mahoni Ditanam Kembali di Jalan Riau, Pemkot Bandung Pulihkan Ruang Publik

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan rehabilitasi ruang publik di Jalan L.L.R.E. Martadinata atau Jalan Riau dengan menanam kembali 10 pohon mahoni. Penanaman ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memulihkan kawasan setelah sebelumnya terdapat pohon yang ditebang tanpa izin.

Penanaman dilakukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung pada Rabu, 2 September 2026. Sebanyak 10 pohon mahoni berusia sekitar 5–6 tahun dengan tinggi rata-rata lebih dari lima meter ditanam di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota DPKP Kota Bandung, Nana Kurniawan, mengatakan seluruh pohon telah selesai ditanam dan selanjutnya memasuki tahap pemeliharaan serta pemantauan secara intensif.

“Alhamdulillah hari ini kita menanam 10 pohon, sudah tertanam dan selesai. Jenisnya pohon mahoni dengan perkiraan usia 5 sampai 6 tahun,” ujar Nana.

Sebelum ditanam, setiap pohon terlebih dahulu mendapatkan perawatan pada bagian akar untuk mengantisipasi serangan hama dan jamur. DPKP juga memasang penguat akar untuk membantu pohon beradaptasi dengan lingkungan barunya.

“Kita treatment dulu akarnya untuk mengantisipasi hama dan jamur. Setelah ditanam juga dipasang penguat akar sebagai bagian dari pemeliharaan pascapenanaman,” katanya.

Menurut Nana, keberadaan pohon yang telah ditanam akan terus dipantau oleh petugas DPKP guna memastikan pertumbuhan dan kondisi kesehatan pohon.

Ia mengatakan, tingkat keberhasilan pertumbuhan pohon tidak dapat dijamin sepenuhnya karena terdapat kemungkinan pohon mengalami gagal tumbuh. Namun, DPKP memastikan pohon yang mati akan segera diganti.

“Kita tidak bisa menjanjikan tingkat keberhasilannya seratus persen, karena kemungkinan gagal tumbuh tetap ada. Tapi kalau ada yang mati, akan kita ganti dengan yang baru,” ungkapnya.

Untuk menjaga keberlangsungan pohon di berbagai kawasan Kota Bandung, DPKP memiliki sistem monitoring yang dilakukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) bersama petugas sektor.

Pemantauan tidak hanya ditujukan untuk mengetahui kondisi kesehatan pohon, tetapi juga mengantisipasi berbagai tindakan yang dapat menyebabkan kerusakan terhadap tanaman yang berada di ruang publik.

Meski demikian, Nana mengakui pengawasan terhadap pohon memiliki tantangan tersendiri. Sebab, sejumlah tindakan perusakan maupun gangguan terhadap pohon dapat terjadi di luar jam kerja petugas.

“Kalau pada jam kerja kita ada petugas monitoring. Tapi kejadian-kejadian seperti perusakan biasanya terjadi di luar jam kerja. Karena itu kami juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk memberikan informasi,” ujarnya.

Karena itu, DPKP juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah kewilayahan, termasuk kecamatan dan kelurahan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu pengawasan pohon yang telah ditanam di ruang-ruang publik.

“Koordinasi dengan kewilayahan sudah dilakukan. Tadi juga kami berkoordinasi dengan camat untuk membantu pengawasan di wilayah,” katanya.

Nana menilai partisipasi masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keberadaan pohon di Kota Bandung. Warga yang berada di sekitar lokasi dapat menjadi pihak pertama yang mengetahui apabila terjadi kerusakan atau tindakan terhadap pohon.

“Informasi bisa datang dari mana saja, termasuk masyarakat. Bahkan kadang masyarakat memberikan informasi yang sangat akurat karena berada langsung di lokasi,” tuturnya.

Selain Jalan Riau, DPKP Kota Bandung juga memberikan perhatian terhadap sejumlah lokasi lain yang mengalami persoalan serupa, di antaranya kawasan Dago, Sawunggaling, dan Cijerah.

Nana mengatakan, pemerintah berkomitmen melakukan rehabilitasi terhadap pohon-pohon yang telah ditebang. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan proses administrasi dan ketentuan yang berlaku.

“Intinya kita akan merehabilitasi pohon-pohon yang sudah ditebang. Nanti akan ditanam kembali, tetapi waktunya menyesuaikan prosedur yang harus ditempuh,” jelasnya.

Penanaman kembali 10 pohon mahoni di Jalan Riau diharapkan tidak hanya mengembalikan fungsi penghijauan kawasan, tetapi juga memperkuat kualitas ruang publik dan menjaga karakter Jalan Riau sebagai salah satu kawasan perkotaan yang memiliki nilai penting bagi Kota Bandung.

Pemkot Bandung juga mengajak masyarakat ikut menjaga pohon-pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat lingkungan dalam jangka panjang.

(red)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru