Cibaduyut Hadirkan Pengalaman Kreatif, Vinedrip LAB Ajak Pengunjung Rancang Alas Kaki Sendiri

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:52 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cibaduyut Hadirkan Pengalaman Kreatif, Vinedrip LAB Ajak Pengunjung Rancang Alas Kaki Sendiri

Satunews.id, Kota Bandung – Cibaduyut selama ini dikenal sebagai salah satu sentra industri kulit dan kerajinan alas kaki di Kota Bandung. Seiring perkembangan zaman, kawasan tersebut terus beradaptasi dengan menghadirkan pelaku usaha yang menawarkan inovasi, desain, sekaligus pengalaman baru bagi konsumen. Salah satunya melalui kehadiran Vinedrip LAB.

Berlokasi di Ruko A No. 12, Apartemen M Square, Cibaduyut, Vinedrip LAB menghadirkan produk alas kaki berbahan kulit dengan konsep custom footwear. Pengunjung tidak hanya dapat membeli produk, tetapi juga terlibat langsung dalam menentukan desain dan detail alas kaki sesuai selera.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari memilih upper berbahan kulit, warna dan jenis tali, hingga berbagai aksesori seperti manik-manik, tersedia sebagai pilihan bagi pengunjung. Konsep tersebut memberikan ruang bagi konsumen untuk menciptakan alas kaki yang lebih personal dan merepresentasikan karakter masing-masing.

Founder Vinedrip LAB, Kharel Sably Khosy, mengatakan kehadiran Vinedrip LAB di Cibaduyut tidak sekadar sebagai toko, tetapi juga menjadi ruang kreatif dan workshop untuk mengembangkan produk alas kaki.

“Kami ingin orang datang ke Cibaduyut bukan hanya untuk membeli sepatu, tetapi juga melihat bagaimana produk berkualitas dibuat langsung oleh tangan-tangan pengrajin lokal. Ada pengalaman yang bisa dibawa pulang, bukan sekadar produk,” ujar Kharel kepada Humas Bandung, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, konsep tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan wajah baru Cibaduyut sebagai kawasan industri kreatif yang terus berkembang. Keterampilan pengrajin lokal tetap menjadi kekuatan utama, sementara inovasi dan desain menjadi bagian penting dalam memperluas pasar.

Melalui pendekatan tersebut, produk alas kaki lokal tidak hanya ditawarkan sebagai barang jadi, tetapi juga sebagai pengalaman kreatif yang memungkinkan konsumen terlibat dalam proses menentukan identitas produknya.

Vinedrip LAB juga mulai menarik perhatian konsumen dari luar Bandung hingga mancanegara. Salah satunya datang dari Singapura. Fahmi, Dini, Akiem, dan Afi berkunjung langsung setelah mengenal Vinedrip LAB melalui media sosial.

“Kami suka sekali dengan pengalaman belanja di Vinedrip LAB. Stafnya ramah dan membuat kami nyaman selama proses custom. Desainnya juga unik, dan yang paling menarik, kami bisa menyesuaikan detailnya sesuai keinginan. Jadi, sepatu yang kami bawa pulang benar-benar terasa personal,” ujar Akiem.

Mereka tertarik mencoba pengalaman custom footwear sekaligus mengapresiasi pilihan desain, fleksibilitas produk, serta pelayanan yang diberikan oleh tim Vinedrip LAB.

Kehadiran Vinedrip LAB menjadi salah satu gambaran bahwa Cibaduyut terus beradaptasi dengan perkembangan industri kreatif. Dari kawasan yang selama ini dikenal sebagai sentra pengrajin alas kaki, Cibaduyut kini juga menawarkan pengalaman yang mempertemukan produk lokal, keterampilan pengrajin, kreativitas desain, dan preferensi konsumen.

Transformasi tersebut menunjukkan bahwa kekuatan industri alas kaki Cibaduyut tidak hanya terletak pada kemampuan memproduksi barang, tetapi juga pada kemampuannya menciptakan pengalaman dan nilai tambah bagi konsumen.

Bagi masyarakat yang ingin melihat lebih dekat proses kreatif di balik produk alas kaki lokal sekaligus mencoba merancang produk sesuai karakter pribadi, Vinedrip LAB dapat menjadi salah satu pilihan destinasi kreatif di kawasan Cibaduyut.

(dewi)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru