BRIN Serahkan Alat Pengolah Sampah ke Kecamatan dan Kelurahan di Kota Bandung, Perkuat Pengelolaan Berbasis Wilayah

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:40 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRIN Serahkan Alat Pengolah Sampah ke Kecamatan dan Kelurahan di Kota Bandung, Perkuat Pengelolaan Berbasis Wilayah

Satunews.id, Kota Bandung – Sejumlah kecamatan dan kelurahan di Kota Bandung menerima bantuan alat pengolah sampah inovatif dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangkaian Apel Siaga Jabar Berseka, Deklarasi Bersama Aksi Pilah Sampah dari Rumah, serta Penyerahan Apresiasi Kontribusi Pengelolaan Sampah Jawa Barat yang digelar di Sport Jabar Arcamanik, Jumat (24/7/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis kewilayahan sekaligus mendorong penyelesaian persoalan sampah sejak dari sumbernya melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelurahan yang menerima bantuan alat pengolah sampah inovatif meliputi Kelurahan Cisaranten Endah, Cisaranten Bina Harapan, Sukamiskin, dan Cisaranten Kulon. Selain menerima piagam penghargaan, masing-masing kelurahan juga memperoleh alat pengolah sampah organik untuk mendukung pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.

Bantuan serupa turut diberikan kepada Kecamatan Arcamanik, Rancasari, Coblong, Bandung Wetan, Cicendo, dan Buahbatu sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem pengelolaan sampah di tingkat kewilayahan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik dukungan dari BRIN dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, penyediaan teknologi pengolahan sampah di tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi langkah strategis dalam mempercepat pengurangan volume sampah sekaligus memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya.

“Teknologi pengelolaan sampah sudah banyak ditemukan. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana teknologi tersebut bisa diterapkan dan dioptimalkan di lapangan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Farhan.

Farhan menilai, keberadaan alat pengolah sampah di tingkat kewilayahan akan memperkuat budaya memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Ia juga berharap wilayah yang telah menerima bantuan dapat menjadi contoh bagi kecamatan dan kelurahan lainnya dalam mengembangkan inovasi pengelolaan sampah.

“Kecamatan yang lain jangan mau kalah. Kita ingin semua wilayah terus berinovasi sehingga prestasi dalam pengelolaan sampah semakin merata di Kota Bandung,” katanya.

Menurut Farhan, seluruh kebijakan pengelolaan sampah ke depan harus didasarkan pada hasil riset dan kajian ilmiah agar menghasilkan solusi yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Pada dasarnya semua kebijakan dan kegiatan kita memang harus berbasis ilmiah, berbasis bukti atau evidence based,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kehadiran BRIN menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyediakan dasar ilmiah bagi penyusunan kebijakan pengelolaan sampah.

Selain itu, Pemerintah Kota Bandung juga terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi serta Satgas Citarum Harum untuk mengembangkan berbagai inovasi di bidang pengelolaan sampah.

“Keterlibatan perguruan tinggi sangat kami hargai dan kolaborasi bersama Satgas Citarum Harum memberikan manfaat yang luar biasa,” ujarnya.

Farhan menegaskan bahwa tantangan saat ini bukan lagi menemukan teknologi baru, melainkan memastikan berbagai inovasi yang telah tersedia dapat diterapkan secara optimal di lapangan.

Sementara itu, Kepala BRIN memperkenalkan inovasi alat pengolah sampah organik Lahsamor, yang dirancang untuk membantu rumah tangga mengolah sampah organik secara sederhana, praktis, dan ramah lingkungan.

Menurutnya, BRIN telah mengembangkan berbagai teknologi pengolahan sampah dengan kapasitas mulai dari 5 kilogram hingga 100 ton per hari, termasuk teknologi yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik maupun bahan bakar alternatif.

“Lahsamor merupakan alat pengolah sampah organik yang sederhana namun sangat bermanfaat. Sampah organik cukup dimasukkan ke dalam alat, diputar beberapa kali, kemudian akan terurai secara alami dengan bantuan mikroorganisme,” jelasnya.

BRIN berharap Jawa Barat dapat menjadi daerah percontohan nasional dalam penerapan teknologi pengolahan sampah berbasis inovasi.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BRIN, perguruan tinggi, dan masyarakat, diharapkan transformasi sistem pengelolaan sampah menuju konsep ekonomi sirkular dapat berjalan lebih cepat, sekaligus mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta berkelanjutan.

(dewi)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru