Pemdes Nambo Tegaskan Komitmen Transparansi, Realisasi APBDes Semester I 2026 Dipaparkan Terbuka kepada Masyarakat
Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel melalui pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) Laporan Realisasi APBDes Semester I Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Kantor Desa Nambo, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Nambo, Nanang, S.E., serta dihadiri perwakilan Kecamatan Klapanunggal, Sekretaris Desa, Ketua BPD Nambo Nesim Bin Manda, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binwil, perangkat desa, Ketua TP-PKK Desa Nambo, tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala dusun, Karang Taruna, RT/RW, dan unsur masyarakat lainnya.
Musdes menjadi forum strategis untuk menyampaikan secara terbuka realisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) selama Semester I Tahun Anggaran 2026. Selain laporan keuangan, pemerintah desa juga memaparkan capaian program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat yang telah dilaksanakan selama enam bulan pertama tahun anggaran berjalan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Nambo, Nanang, S.E., menegaskan bahwa transparansi merupakan prinsip utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
“Musdes ini menjadi ruang keterbukaan bagi seluruh masyarakat untuk mengetahui secara langsung realisasi kegiatan dan penggunaan APBDes. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan desa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Nanang.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan Desa Nambo tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa, dan seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung setiap program pembangunan.

Sementara itu, Ketua BPD Nambo, Nesim Bin Manda, menegaskan bahwa pelaksanaan Musdes merupakan bagian dari fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa terhadap jalannya pemerintahan desa.
“Melalui forum ini masyarakat dapat melihat secara langsung capaian pembangunan dan penggunaan anggaran desa. Kami akan terus mengawal agar seluruh program berjalan transparan, tepat sasaran, serta menjadi bahan evaluasi untuk pembangunan yang lebih baik ke depan,” katanya.
Suasana Musdes berlangsung interaktif. Warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai masukan, kritik, saran, hingga usulan pembangunan sebagai bahan evaluasi dan penyusunan program pemerintah desa pada periode berikutnya.
Pelaksanaan Musdes ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Nambo dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik. Transparansi pengelolaan APBDes diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat, sekaligus mendorong pembangunan desa yang lebih efektif, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan warga.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus mengawal pembangunan Desa Nambo agar semakin maju, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
(Aminah)


























