Reses DPRD Bogor Dibanjiri 42 Aspirasi! Pendidikan Memprihatinkan, Puskesmas Ciangsana Mendesak Direlokasi

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:52 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reses DPRD Bogor Dibanjiri 42 Aspirasi! Pendidikan Memprihatinkan, Puskesmas Ciangsana Mendesak Direlokasi

Satunews.id, Bogor – Potret nyata persoalan pelayanan publik di Kecamatan Gunung Putri akhirnya terbuka lebar. Dalam kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil II Masa Sidang III Tahun 2025–2026, Selasa (14/7/2026), puluhan aspirasi masyarakat membanjiri forum. Pendidikan yang masih tertinggal, layanan kesehatan yang dinilai tak lagi memadai, hingga infrastruktur yang belum merata menjadi sorotan utama yang mendesak segera ditindaklanjuti.

Reses yang dihadiri tujuh anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil II itu bukan sekadar agenda seremonial. Forum tersebut berubah menjadi panggung penyampaian keluhan masyarakat yang selama ini menunggu solusi nyata dari pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Junaidi Samsudin, mengungkapkan, sejak pagi hingga siang hari sedikitnya 18 penyampai aspirasi menyampaikan 42 usulan prioritas dari berbagai desa di Kecamatan Gunung Putri. Aspirasi tersebut didominasi kebutuhan sektor pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur dasar.

“Kami menerima puluhan usulan yang sangat mendesak. Ini menjadi gambaran bahwa masih banyak kebutuhan masyarakat yang harus segera menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujar Junaidi.

Sektor pendidikan menjadi persoalan yang paling banyak dikeluhkan. Masyarakat meminta pembangunan ruang kelas baru, pengadaan meja dan kursi belajar yang layak, pembangunan pagar sekolah, hingga rehabilitasi gedung yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Junaidi mengaku prihatin setelah mendengar langsung kondisi sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang masih menggunakan fasilitas belajar yang rusak. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena menyangkut kualitas pendidikan generasi penerus Kabupaten Bogor.

Tak hanya pendidikan, pelayanan kesehatan juga menjadi sorotan tajam. Masyarakat mendorong agar Puskesmas Ciangsana segera direlokasi ke kawasan Kota Wisata. Lokasi puskesmas saat ini dinilai sudah tidak lagi mampu menampung kebutuhan pelayanan akibat keterbatasan lahan parkir, ruang pelayanan, serta meningkatnya jumlah penduduk di wilayah Gunung Putri.

“Relokasi Puskesmas Ciangsana menjadi kebutuhan yang sangat penting. Fasilitas kesehatan harus berkembang mengikuti pertumbuhan penduduk agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tegas Junaidi.

Selain itu, berbagai usulan pembangunan infrastruktur jalan, drainase, dan fasilitas umum lainnya juga mengemuka sebagai kebutuhan mendasar yang diharapkan segera direalisasikan melalui program pembangunan Kabupaten Bogor.

Junaidi menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak akan berhenti sebagai catatan reses semata. Seluruh usulan akan diinventarisasi dan diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Bogor agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Seluruh masukan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses ini akan kami inventarisasi dan perjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD. Harapan kami, kebutuhan masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, dapat direalisasikan secara bertahap sesuai prioritas pembangunan daerah,” tegas H. Junaidi Samsudin.

Reses Dapil II ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Gunung Putri menginginkan percepatan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga. Kini, publik menanti sejauh mana puluhan aspirasi tersebut mampu diwujudkan menjadi program nyata, bukan sekadar daftar usulan yang kembali mengendap di atas meja birokrasi.

(Aminah)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru