Festival Asia Afrika 2026 Digelar, Pemkot Bandung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Berantas Parkir Liar
Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Festival Asia Afrika (FAA) 2026 yang akan berlangsung pada 10–12 Juli 2026. Berbagai langkah strategis disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas, penyediaan kantong parkir, hingga penindakan tegas terhadap praktik parkir liar demi menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Pemkot telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di beberapa titik strategis, mulai dari kawasan Jalan Naripan hingga Cikapundung, guna mengakomodasi kendaraan para pengunjung yang diperkirakan memadati pusat kota selama festival berlangsung.

Selain itu, Pemerintah Kota bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Polrestabes Bandung saat ini masih menyempurnakan skema rekayasa lalu lintas melalui kajian analisis dampak lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Analisis dampak lalu lintas masih dilakukan oleh Dishub bersama Polrestabes agar pelaksanaan festival berjalan lancar,” ujar Farhan, Rabu (9/7/2026).
Farhan menegaskan, Pemerintah Kota Bandung tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik parkir liar maupun pungutan parkir ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.
Menurutnya, seluruh petugas akan dikerahkan untuk melakukan pengawasan di lapangan dan menindak setiap pelanggaran yang ditemukan selama Festival Asia Afrika berlangsung.
“Kalau menemukan parkir liar, akan langsung kami tindak. Tidak boleh ada parkir liar dan tidak boleh ada getok parkir,” tegasnya.
Ia juga memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan Festival Asia Afrika 2026 telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung Tahun 2026.

Meski pelaksanaan festival tahun ini disesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran, Farhan menegaskan kualitas acara tetap menjadi prioritas dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang berkualitas dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat maupun tamu dari berbagai daerah dan mancanegara.
“Anggarannya sudah disiapkan sesuai kebutuhan. Memang acaranya lebih sederhana karena efisiensi, tetapi tetap berkualitas,” katanya.
Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat yang akan menghadiri Festival Asia Afrika 2026 untuk mematuhi arahan petugas, memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disediakan, serta menghindari penggunaan jasa parkir ilegal demi mendukung kelancaran dan ketertiban selama pelaksanaan festival.
(drj)


























