Bandung dan Pekanbaru Jalin Kerja Sama Strategis, Perkuat Pelayanan Publik, Investasi, dan Tingkatkan PAD
Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah memperkuat sinergi antardaerah dalam pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan potensi ekonomi daerah.
Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Balai Kota Bandung, Rabu (8/7/2026), dan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Turut mendampingi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Henryco Arie Sapiie serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai momentum mempererat hubungan antardaerah sekaligus saling bertukar pengalaman dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan.
“Sebuah kehormatan bagi Kota Bandung menerima kunjungan dari Kota Pekanbaru. Kita harus sama-sama belajar karena masing-masing daerah memiliki keunggulan yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lainnya,” ujar Farhan.
Farhan menilai, kerja sama tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan kedua kota melalui kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan inovasi pelayanan publik.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung tertarik mempelajari sejumlah keberhasilan Kota Pekanbaru, khususnya dalam pengelolaan fiskal daerah yang dinilai sangat baik serta mampu meningkatkan kinerja keuangan daerah secara signifikan.
Selain itu, Bandung juga ingin mengadopsi inovasi pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang diterapkan di Pekanbaru, di mana proses penerbitannya dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam.
“Inovasi seperti ini sangat menarik untuk dipelajari karena dapat mempercepat proses investasi di Kota Bandung,” katanya.
Sebagai bentuk timbal balik, Pemerintah Kota Bandung juga membagikan pengalaman dalam penataan jaringan utilitas perkotaan, khususnya melalui program penurunan kabel fiber optik guna menciptakan kawasan kota yang lebih tertata, aman, dan estetis.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan implementasi arahan pemerintah pusat agar pemerintah daerah saling berbagi inovasi dalam rangka mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Kota Bandung merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak inovasi dan layak dijadikan referensi dalam berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.
“Kami datang untuk belajar. Banyak hal yang ingin kami kerja samakan, mulai dari tata kelola pemerintahan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor kuliner, perhotelan, hingga pariwisata,” ungkap Agung.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Pekanbaru berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,3 triliun melalui berbagai inovasi di bidang perpajakan dan pelayanan publik.
Selain itu, Agung berharap dibukanya kembali rute penerbangan langsung Bandung–Pekanbaru dapat semakin memperkuat hubungan ekonomi, investasi, pendidikan, perdagangan, hingga sektor pariwisata antara kedua kota.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pemerintah daerah juga membahas peluang kerja sama di berbagai sektor, mulai dari promosi produk UMKM, pengembangan kuliner khas Melayu dan kuliner unggulan Kota Bandung, industri kreatif, hingga peningkatan investasi yang saling menguntungkan.
Nota Kesepakatan Bersama tersebut akan menjadi pedoman bagi kedua pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pembangunan dan pengembangan potensi daerah sesuai kewenangan masing-masing.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi peningkatan pelayanan publik, pemerintahan digital, investasi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan jaringan fiber optik, pelayanan perizinan, pengembangan inovasi daerah, serta berbagai bidang strategis lainnya yang disepakati bersama.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Kota Bandung dan Kota Pekanbaru mampu saling memperkuat kapasitas pemerintahan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
(drj)


























