Perkuat Demokrasi Desa, Pemdes Leuwikaret Bentuk Panitia Pengisian BPD Masa Bhakti 2027–2035
Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, resmi memulai tahapan Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Masa Bhakti 2027–2035 dengan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pembentukan Panitia Pengisian BPD, yang berlangsung di Aula Kantor Desa Leuwikaret, Kamis (2/7/2026).
Musyawarah Desa tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat demokrasi di tingkat desa sekaligus sebagai awal proses untuk melahirkan anggota BPD yang berintegritas, aspiratif, profesional, dan mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Desa dalam mengawal pembangunan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh Plh. Kepala Desa Leuwikaret Agus Salim, Sekretaris Kecamatan Klapanunggal Iwan Setiawan, S.STP., M.Si., Pendamping Desa Darso, Ketua BPD Ridwan Hidayat, S.Pd., Ketua LPM, jajaran perangkat desa, pengurus BUMDes, para kepala dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Linmas, Ketua RT/RW, ibu-ibu PKK, kader Posyandu, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Plh. Kepala Desa Leuwikaret Agus Salim berharap panitia yang telah dibentuk mampu menjalankan amanah secara profesional, independen, dan menjunjung tinggi prinsip transparansi serta objektivitas selama proses pengisian anggota BPD berlangsung.
Menurutnya, BPD yang lahir melalui proses yang bersih dan demokratis akan menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pengawasan, legislasi desa, serta menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Kami berharap panitia dapat bekerja penuh tanggung jawab dan menjaga integritas selama seluruh tahapan berlangsung. Semoga proses ini melahirkan anggota BPD yang amanah, berkualitas, serta mampu bersinergi dengan pemerintah desa demi kemajuan Desa Leuwikaret,” ujarnya.

Selain itu, Agus Salim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun Desa Leuwikaret melalui peningkatan pelayanan Posyandu, pemberdayaan PKK, penguatan peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa, pembangunan infrastruktur, perbaikan sistem drainase, menjaga kebersihan lingkungan, hingga bersama-sama mencegah peredaran obat keras yang dapat merusak generasi muda.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Klapanunggal Iwan Setiawan, S.STP., M.Si. menegaskan bahwa pembentukan panitia merupakan tahapan awal yang sangat menentukan suksesnya proses pengisian anggota BPD.

Ia berharap seluruh panitia mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, menjaga netralitas, mengedepankan profesionalisme, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Ketua BPD Desa Leuwikaret Ridwan Hidayat, S.Pd. juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama mengawal seluruh tahapan pengisian anggota BPD agar berlangsung secara terbuka, jujur, tertib, dan demokratis.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi modal penting dalam melahirkan anggota BPD yang memiliki integritas, mampu menjalankan fungsi pengawasan, pembentukan peraturan desa, serta menjadi penyambung aspirasi masyarakat secara optimal.

Hal senada disampaikan Pendamping Desa Darso, yang menilai panitia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kredibilitas seluruh proses pengisian anggota BPD.
Ia berharap setiap tahapan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi sehingga menghasilkan anggota BPD yang benar-benar memperoleh legitimasi serta kepercayaan masyarakat.
Dalam Musdes tersebut, secara resmi dibentuk Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Leuwikaret Masa Bhakti 2027–2035 yang berjumlah 11 orang, terdiri atas 3 orang dari unsur perangkat desa dan 8 orang dari unsur tokoh masyarakat.
Komposisi tersebut diharapkan mampu menjalankan seluruh tahapan pengisian anggota BPD secara objektif, profesional, independen, dan berintegritas.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian Musyawarah Desa Pembentukan Panitia Pengisian Anggota BPD Masa Bhakti 2027–2035 berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.
Pemerintah Desa Leuwikaret optimistis panitia yang telah terbentuk mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya sehingga menghasilkan anggota BPD yang berkualitas, amanah, serta mampu menjadi representasi masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin transparan, akuntabel, partisipatif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
(Aminah)


























