10 Muharram Penuh Makna, OSIS SMPN 8 Pasuruan Tebar Kepedulian dengan Santunan untuk 200 Yatim dan Dhuafa
Satunews.id, Pasuruan – Momentum 10 Muharram dimanfaatkan keluarga besar SMP Negeri 8 Kota Pasuruan untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan pendidikan karakter. Melalui program yang digagas pengurus OSIS, sekolah tersebut sukses menggelar kegiatan santunan kepada sekitar 200 anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa di aula serbaguna sekolah, Jumat (26/06/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda berbagi bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai empati, kepedulian, serta rasa tanggung jawab sosial kepada para peserta didik.
Kepala SMPN 8 Pasuruan, Arif Syarifurrohma, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan santunan merupakan salah satu bentuk pembelajaran karakter yang nyata bagi siswa.
Menurutnya, para pelajar tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Nabi Muhammad SAW juga seorang yatim, namun beliau mampu menjadi tokoh besar dan teladan dunia. Kalian harus tetap berani bermimpi, semangat belajar, dan jangan pernah menyerah dengan keadaan,” ujar Arif saat memberikan motivasi kepada para siswa.

Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari peran aktif pengurus OSIS, para guru, serta seluruh keluarga besar SMPN 8 Pasuruan yang bersama-sama mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
Humas SMPN 8 Pasuruan, Dika Miftahul Huda Ramdani, S.Pd., mengatakan kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya kepedulian dapat tumbuh dari lingkungan sekolah apabila diberikan ruang dan dukungan.
Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, Kepala Sekolah juga menginstruksikan seluruh wali kelas dan tenaga pendidik agar ikut mendampingi serta mengarahkan siswa selama kegiatan berlangsung.
“Saya meminta seluruh guru kelas ikut mendampingi kegiatan ini. Mari bersama-sama menjadi contoh bagi anak-anak dalam membangun rasa peduli dan berbagi kepada sesama,” tegas Arif.
Arahan tersebut mendapat respons positif. Para guru tidak hanya membantu proses pelaksanaan, tetapi juga ikut terlibat dalam penyaluran bantuan kepada para penerima santunan.
Kegiatan santunan ini bersumber dari hasil pengumpulan sedekah, amal, dan infak sukarela keluarga besar SMPN 8 Pasuruan. Dana tersebut dikumpulkan melalui program kotak amal yang rutin diedarkan setiap pelaksanaan salat Jumat di lingkungan sekolah.
Pengelolaan dana dilakukan oleh Ketua OSIS bersama anggota OSIS dengan sepengetahuan serta dukungan penuh dari pihak sekolah.
Budaya “Jumat Berkah” Jadi Kebiasaan Positif Siswa
Semangat berbagi di SMPN 8 Pasuruan ternyata tidak hanya hadir saat peringatan 10 Muharram. Sekolah yang beralamat di Jalan KH. Mansyur No. 162, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Bugul Kidul tersebut juga memiliki kegiatan rutin bertajuk “Jumat Berkah”.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa dibiasakan untuk peduli terhadap sesama dan memahami pentingnya berbagi sejak dini.
Saat ditemui awak media Satunews.id, Kepala SMPN 8 Pasuruan Arif Syarifurrohma mengapresiasi semangat para siswa dan guru yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.
“Alhamdulillah, antusiasme anak-anak OSIS dan seluruh dewan guru hari ini sangat luar biasa. Kami sangat mengapresiasi kerja keras mereka. Harapan kami, kepedulian seperti ini tidak berhenti hanya pada momentum 10 Muharram,” ujar Arif.
Menurutnya, kegiatan sosial menjadi ruang belajar bagi siswa untuk memahami kehidupan bermasyarakat.
“Ini adalah laboratorium kehidupan bagi mereka. Kalau empati sudah terbentuk sejak dini, kelak mereka tidak hanya menjadi anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang nyata,” tambahnya.
Arif berharap budaya berbagi dan kepedulian yang telah dibangun dapat terus berkembang sehingga mampu mencetak generasi pelajar yang unggul, berprestasi, serta memiliki karakter dan akhlak mulia.
Wartawan : Riangga Saputra
Editor : Satunews.id


























