Pemkot Bandung Resmi Tetapkan PT Fauna Land Ancol sebagai Pengelola Baru Bandung Zoo, Revitalisasi dan Penguatan Konservasi Segera Dimulai

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:41 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Resmi Tetapkan PT Fauna Land Ancol sebagai Pengelola Baru Bandung Zoo, Revitalisasi dan Penguatan Konservasi Segera Dimulai

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi menetapkan PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) setelah melalui proses seleksi yang dilaksanakan secara terbuka, profesional, transparan, dan akuntabel.

Penetapan tersebut menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan Bandung Zoo sebagai lembaga konservasi, pusat edukasi lingkungan, sarana rekreasi keluarga, serta aset publik yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan ekologis bagi masyarakat Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi yang telah menjalankan seluruh tahapan proses secara profesional dan penuh kehati-hatian. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia yang terus memberikan dukungan dan pendampingan selama proses penataan pengelolaan berlangsung.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi yang telah bekerja secara profesional dan penuh kehati-hatian. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Kehutanan yang terus memberikan dukungan dan pendampingan sehingga proses ini dapat berjalan dengan baik serta tetap menempatkan fungsi konservasi sebagai prioritas utama,” ujar Farhan, Rabu (10/6/2026).

Menurut Farhan, Pemerintah Kota Bandung menempatkan aspek konservasi, kesejahteraan satwa, edukasi lingkungan, dan kepentingan masyarakat sebagai pertimbangan utama dalam menentukan pengelola baru Bandung Zoo.

“Bagi Pemkot Bandung, keberhasilan pengelolaan kebun binatang tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari kualitas konservasi, kesejahteraan satwa, mutu edukasi, serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Karena itu, kami berharap pengelola baru mampu menghadirkan standar pengelolaan yang lebih baik, modern, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Dengan ditetapkannya pengelola baru, masa transisi pengelolaan akan segera dimulai. Tahapan ini mencakup persiapan revitalisasi kawasan, peningkatan fasilitas, penguatan fungsi konservasi, perbaikan sarana pendukung, peningkatan kesejahteraan satwa, serta persiapan pembukaan kembali Bandung Zoo untuk masyarakat.

Pemkot Bandung memastikan kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada keberlangsungan operasional, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi Kota Bandung. Pengelola baru memiliki komitmen untuk melakukan investasi, pengembangan kawasan, serta peningkatan kualitas layanan guna mendukung keberlanjutan Bandung Zoo di masa mendatang.

Selain itu, proses seleksi yang telah dilaksanakan menghasilkan skema kerja sama yang memberikan nilai optimal bagi pemerintah daerah sebagai pemilik aset sekaligus menjamin tersedianya dukungan investasi yang diperlukan untuk mengembalikan kualitas kawasan dan memperkuat fungsi konservasi.

“Hal yang paling penting bagi kami adalah hadirnya kepastian masa depan Bandung Zoo. Kami ingin melihat kawasan ini kembali hidup, satwanya semakin sejahtera, fungsi konservasinya semakin kuat, dan manfaatnya semakin besar bagi masyarakat Kota Bandung,” tegas Farhan.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung akan terus mengawal proses transisi agar berjalan sesuai ketentuan serta memastikan seluruh komitmen yang telah disepakati dapat diwujudkan secara nyata, baik dalam aspek konservasi, kesejahteraan satwa, pelayanan publik, maupun pemanfaatan aset daerah secara berkelanjutan.

Penetapan PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru Bandung Zoo menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mewujudkan tata kelola aset publik yang profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan fungsi utamanya sebagai lembaga konservasi dan pusat edukasi lingkungan.

(drj)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terbaru