The Art of Wellbeing: Berdamai dengan Diri, Bertumbuh dalam Perubahan dan Merencanakan Masa Depan yang Lebih Tenang
Satunews.id, Kota Bandung – Semangat untuk membangun keseimbangan hidup, kesehatan mental, serta ketahanan finansial menjadi fokus utama dalam kegiatan “The Art of Wellbeing: Berdamai dengan Diri, Bertumbuh dalam Perubahan” yang digelar di Kota Bandung. Kegiatan ini menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari komunitas perempuan, akademisi, praktisi keuangan, hingga tokoh masyarakat dalam suasana yang hangat, inspiratif, dan penuh makna.
Dalam sambutannya, perwakilan Bank Danamon menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan memperluas jejaring, tetapi juga memberikan wawasan berharga dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik, baik dari sisi finansial maupun kesejahteraan diri.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antar peserta, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah dalam merencanakan masa depan finansial bersama keluarga. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan ketenangan batin, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan sehingga kita mampu menghadapi berbagai perubahan dengan lebih tenang dan bijaksana,” ujarnya.
Acara yang mengusung tema “The Art of Wellbeing” ini menitikberatkan pada pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan mental, pengembangan diri, hubungan sosial, dan kesiapan finansial sebagai fondasi kehidupan yang harmonis. Konsep wellbeing atau kesejahteraan holistik saat ini semakin menjadi perhatian berbagai kalangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai mediator dan narasumber utama, Regina Deti, dosen Jurusan Manajemen Universitas Katolik Parahyangan, mengajak peserta untuk memahami bahwa proses berdamai dengan diri sendiri merupakan langkah awal menuju kehidupan yang lebih sehat dan produktif.
Menurutnya, perubahan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Oleh karena itu, setiap individu perlu memiliki kemampuan untuk menerima, beradaptasi, dan terus bertumbuh tanpa kehilangan jati diri.
“Ketika seseorang mampu berdamai dengan dirinya sendiri, maka ia akan lebih siap menghadapi perubahan, mengambil keputusan dengan tenang, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan lingkungan sekitarnya,” ungkap Regina.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pembahasan mengenai pengelolaan stres, penguatan karakter, literasi keuangan, pemberdayaan perempuan, hingga pentingnya membangun komunitas yang saling mendukung. Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bersama untuk memahami bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari pencapaian materi, tetapi juga dari kualitas hidup, kesehatan mental, dan kebahagiaan yang dirasakan dalam keseharian.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memperoleh perspektif baru tentang pentingnya keseimbangan hidup serta semakin siap menghadapi tantangan masa depan dengan sikap yang positif, optimistis, dan penuh kesadaran.
“Berdamai dengan diri bukan berarti menyerah pada keadaan, melainkan menemukan kekuatan untuk terus bertumbuh di tengah perubahan.” menjadi pesan utama yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.
(da/red)


























