Pemdes Nambo Gelar Penyuluhan Hukum Terpadu, Wujud Nyata Bangun Masyarakat Sadar Hukum dan Tertib Administrasi

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:15 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemdes Nambo Gelar Penyuluhan Hukum Terpadu, Wujud Nyata Bangun Masyarakat Sadar Hukum dan Tertib Administrasi ( Foto : Biro Bogor / Aminah )

Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang sadar hukum melalui kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Kabupaten Bogor yang digelar di Aula Desa Nambo, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait hukum, administrasi publik, pertanahan, hingga pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai pondasi pembangunan desa yang maju dan sejahtera.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dihadiri langsung oleh Kepala Desa Nambo Nanang, S.E., perwakilan Kecamatan Klapanunggal, Sekretaris Desa, BPD, LPM, unsur TNI melalui Babinsa, Polri melalui Bhabinkamtibmas, Binwil, perangkat desa, para kepala dusun, RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Nambo yang tampak antusias mengikuti kegiatan.

Dalam penyuluhan tersebut, Pemerintah Desa Nambo menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai instansi penting, di antaranya Pengadilan Negeri Kabupaten Bogor, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Polres Bogor, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor.

Berbagai materi penting disampaikan kepada masyarakat, mulai dari pemahaman hukum di lingkungan masyarakat, pentingnya tertib administrasi pertanahan, kesadaran membayar pajak daerah, hingga menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Kepala Desa Nambo, Nanang, S.E., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah desa dalam memberikan edukasi hukum secara langsung kepada masyarakat.

“Melalui penyuluhan ini, kami ingin masyarakat Desa Nambo semakin sadar hukum, memahami hak dan kewajibannya, serta mampu menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Kesadaran hukum adalah pondasi utama terciptanya desa yang maju, aman, dan sejahtera,” tegas Nanang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan instansi yang telah bersinergi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Nambo.

“Kolaborasi antara pemerintah desa, aparat penegak hukum, dan lembaga pelayanan publik sangat penting. Dengan sinergi ini, masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh dan manfaat nyata. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut demi kemajuan Desa Nambo,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan penuh antusiasme. Warga juga diberikan ruang dialog terbuka untuk menyampaikan berbagai persoalan hukum, pertanahan, hingga administrasi publik secara langsung kepada para narasumber.

Penyuluhan Hukum Terpadu ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Desa Nambo tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia yang sadar hukum, tertib administrasi, dan siap menyongsong masa depan desa yang lebih maju dan harmonis.

(Aminah)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terbaru