Dukung Program Nasional, Bupati OKU Luncurkan Beasiswa Kedokteran untuk Siswa Kurang Mampu

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 21:59 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Baturaja – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bergerak cepat mendukung instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan pemenuhan kebutuhan dokter di Indonesia yang saat ini diperkirakan masih kekurangan hingga 100 ribu tenaga medis.

Langkah ini sejalan dengan program prioritas Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, yang telah digagas sejak masa kampanye, yakni pemberian beasiswa kedokteran bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tindak lanjut, Bupati OKU telah menandatangani kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Saat ini, Pemkab OKU mulai melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah tingkat SMA/sederajat di wilayah OKU guna menjaring calon peserta terbaik.

Mengingat waktu yang terbatas, hanya beberapa bulan sebelum pelaksanaan tes di UIN Jakarta pada Juni mendatang, proses penjaringan dilakukan secara cepat dan selektif.

“Pemda OKU mendukung penuh instruksi Bapak Presiden Prabowo dalam percepatan penambahan dokter di Indonesia. Karena itu, kami meluncurkan program ‘Gapai Mimpi Wujudkan Harapan Jadi Dokter untuk OKU Maju dan Terdepan’ melalui beasiswa kedokteran,” ujar Bupati.

Dalam sosialisasi tersebut, Bupati menjelaskan bahwa pihak sekolah akan diminta mengusulkan siswa berprestasi namun kurang mampu kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) OKU. Selanjutnya, peserta akan melalui tahapan seleksi administrasi dan verifikasi lapangan oleh tim.

Dari hasil seleksi tersebut, akan dipilih sekitar 20 peserta terbaik untuk mengikuti pendidikan kedokteran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Bupati juga menegaskan bahwa program ini akan dilaksanakan secara transparan tanpa adanya praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).

“Program ini murni untuk anak-anak yang действительно berkompeten dan memenuhi syarat. Tidak ada KKN. Syarat akademik minimal nilai Biologi, Kimia, dan Bahasa Inggris adalah 80, serta berasal dari keluarga kurang mampu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan khusus selama tahun pertama perkuliahan guna membantu mereka beradaptasi dan mengejar ketertinggalan dengan mahasiswa dari daerah perkotaan.

“Harapan kami, ke depan OKU tidak lagi kekurangan dokter, dan putra-putri daerah yang lulus dapat kembali mengabdi serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat OKU,” tambahnya.

Adapun persyaratan utama bagi calon peserta antara lain siswa kelas XII SMA/sederajat, baik negeri maupun swasta di wilayah OKU, memiliki prestasi di tingkat kabupaten hingga internasional, berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki KTP/KK OKU, telah berdomisili minimal tiga tahun, serta bersedia menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten I Indra Susanto, Asisten II Hasan HD, Asisten III H. Romson Fitri, Kepala Dinas Pendidikan Kadarisman, Kepala Dinas Kominfo Mirdaili, Kepala BKPSDM Nanang Nurjaman, Kepala Bapenda Priyatno Darmadi, serta Kepala Bappelitbangda Yoyin Arifianto.

Program ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten OKU.

(diego)

Berita Terkait

8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Berita Terbaru