Kabar Gembira! 3,8 Juta Warga Kabupaten Bandung Segera Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:01 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Kabar gembira bagi 3,8 juta warga Kabupaten Bandung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan kesiapannya untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis secara menyeluruh di seluruh fasilitas layanan kesehatan yang ada.

Mulai dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas, hingga Poliklinik Desa (Polindes). Seluruh warga akan mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bandung Dadang Supriatna, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemkab Bandung terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan.

Menurutnya, meskipun program pemeriksaan kesehatan gratis telah berjalan, implementasinya dinilai belum maksimal dan perlu percepatan.

“Salah satu program Pak Presiden melalui Kemenkes adalah mendeteksi sejak dini tentang kesehatan masyarakat. Tapi saya
melihat program pengecekan kesehatan di Kabupaten Bandung belum maksimal, padahal gratis,” ujar Bupati Dadang Supriatna saat ekspos Program Kerja Dinas Kesehatan tahun 2026, di Kantor Dinkes Kabupaten Bandung, Kamis (8/1/2026).

Untuk mempercepat realisasi program ini,
Bupati yang akrab disapa Kang DS itu meminta Kadinkes Kabupaten Bandung untuk segera melakukan pemetaan detail. Pemetaan ini meliputi jumlah fasilitas kesehatan yang tersedia dan data sebaran penduduk agar 3,8 juta jiwa penduduk Kabupaten Bandung terlayani oleh fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Bagaimana caranya agar 3,8 juta jiwa ini dapat dibagi habis oleh seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Bandung untuk pemeriksaan kesehatan gratis ini. Nanti dari situ akan diketahui penyakit apa saja yang diderita masyarakat,” ungkap Kang DS.

“Ini sangat penting. Sebab maksud dan tujuan Pak Presiden kenapa mengeluarkan program ini adalah untuk meningkatkan indeks kesehatan di negara kita,” tambah Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang merupakan investasi penting bagi kemajuan daerah. Dengan pemeriksaan kesehatan gratis, menurutnya, dapat mendeteksi dini berbagai penyakit dan memberikan penanganan yang tepat.

“Anggap saja kita belanja kasus. Karena semakin ke sini, semakin banyak jenis penyakit,” ungkapnya.

Kang DS menargetkan, program pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat diselesaikan pada tahun 2026.

Tak hanya itu, Bupati Bandung juga meminta agar para Direktur RSUD Bedas maupun para Kepala Puskesmas hingga Polindes untuk dapat terus meningkatkan layanan kepada masyarakat. Ia juga meminta agar layanan kesehatan selalu mengutamakan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S).

“Tapi alhamdulillah saya tidak mendengar lagi ada masyarakat yang ditolak Rumah Sakit. Saya ingatkan jangan sampai ada yang menolak pasien. Jangan dulu ngmong duit dan urusan administrasi, tapi utamakan keselamatan pasien,” tuturnya.

Guna meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, Pemkab Bandung akan segera membangun satu unit RSUD baru yang berlokasi di Kecamatan Cimenyan.

Kang DS meminta agar RSUD Bedas Cimenyan yang melayani masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Cimenyan dan Cilengkrang, dapat mulai ditenderkan pada Januari ini.

“Saya minta RSUD Bedas Cimenyan dapat ditender Januari ini karena ini sangat ditunggu masyarakat,” ungkap Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu.

Selain itu, Kang DS juga berencana akan menambah puluhan Puskesmas mulai tahun ini. Sebab berdasarkan kajian, kata Bupati, idealnya Kabupaten Bandung yang terdiri dari 31 kecamatan dan 270 desa dan 10 kelurahan membutuhkan 145 Puskesmas. Sementara saat ini, Kabupaten Bandung baru memiliki 62 Puskesmas.

“Selain itu, kami akan terus tambah Puskesmas secara bertahap,” jelasnya. (**)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru