Kang DS, Pendidikan Karakter Sejak Dini Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:28 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung, — Wujud nyata kepedulian dan Perhatian Bupati Bandung Dadang Supriatna, saat ini tengah melakukan Road Show ke seluruh wilayah dan Rayon satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Bandung.

” Untuk pertama kalinya Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung singgah di SDN Sapan 1 dan 2 Kecamatan Bojongsoang, “.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kali ini Kang DS melakukan kunjungan kerjanya di Wilayah Soreang dan Rayon 3 SMP, dengan mengambil tempat di SMP 1 Soreang Kabupaten Bandung.

Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya penanaman karakter sejak usia dini sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerja sekaligus deklarasi moral pada kegiatan evaluasi proses pembelajaran tiga muatan lokal di Kabupaten Bandung, yang berlangsung di SMP Negeri 1 Soreang, Selasa (30/12/2025).

Bagi Kang DS, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan ruang pembentukan manusia seutuhnya. Ia menekankan bahwa pendidikan dasar merupakan fase paling menentukan, karena pada masa inilah anak-anak mulai mengenal nilai, rasa aman, serta makna dihargai sebagai manusia.

“Apa yang dialami anak di pendidikan dasar akan membekas hingga dewasa. Pendidikan menengah dan atas hanyalah pengembangan dari fondasi yang telah dibangun sejak awal,” ujar Kang DS.

Berangkat dari keyakinan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung secara konsisten memperkuat pendidikan 3 muatan lokal yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, budaya, dan spiritualitas. Tiga pilar utama yang terus dikembangkan meliputi pendidikan moral Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, pelestarian budaya dan bahasa Sunda, serta penguatan pendidikan keagamaan melalui pembiasaan mengaji dan menghafal Al-Qur’an.

Komitmen tersebut, lanjut Kang DS, akan diperkuat melalui kebijakan baru mulai tahun 2026. Kepala sekolah dan guru diwajibkan hadir lebih awal sebelum siswa datang, bukan semata untuk mengawasi, tetapi untuk menyambut. Melalui budaya 3S yaitu Sapa, Senyum, dan Salam, sekolah diharapkan menjadi ruang yang ramah, aman, dan penuh empati.

“Kita ingin anak-anak merasa disambut, bukan dihakimi. Ketika mereka merasa diperhatikan dan disayangi, potensi perundungan dan kenakalan bisa ditekan secara alami,” tuturnya.

Menurut Kang DS, pendekatan persuasif dan humanis jauh lebih efektif dalam membangun karakter dibandingkan pendekatan yang semata-mata bersifat represif. Nilai-nilai yang dibiasakan di sekolah diyakini akan tumbuh menjadi kebiasaan hidup yang terbawa hingga ke rumah dan lingkungan sosial anak.

Dalam kesempatan itu, Kang DS juga menyinggung hasil survei Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang menunjukkan bahwa capaian kemampuan membaca Al-Qur’an di Kabupaten Bandung masih berada di angka 23 persen. Temuan tersebut menjadi bahan refleksi sekaligus pemicu untuk melakukan perbaikan secara sistematis.

Menurut survei UPI anak anak siswa sekolah kabupaten Bandung dalam hal pengetahuan ilmu Al Qur’an baru mencapai 23 persen kata dalam tiga kategori, mulai dari yang baru mengenal Iqra, yang telah lancar membaca Al-Qur’an, hingga yang sudah menghafal.

Dengan hasil survei tersebut yang mayoritas penduduk kabupaten Bandung beragama Islam. Tentunya kami pemerintah daerah menargetkan sedikitnya mencapai 80 persen anak-anak mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, bahkan memahami maknanya.

“Ini bukan sekadar soal kemampuan membaca, tetapi tentang membangun akhlak, ketenangan batin, dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemkab Bandung akan terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan Universitas Pendidikan Indonesia guna merumuskan langkah-langkah strategis berbasis kajian akademik. Seluruh kebijakan ini dirancang untuk mulai diterapkan secara menyeluruh pada 2026 sebagai bagian dari ikhtiar jangka panjang membentuk generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berakhlak mulia.

Kang DS menyampaikan harapan yang mendalam agar dunia pendidikan di Kabupaten Bandung benar-benar menjadi ruang yang memanusiakan anak. Ia optimistis, pendidikan yang dibangun dengan keteladanan, kehangatan, dan nilai-nilai moral yang kuat akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.

“Jika sekolah mampu menghadirkan rasa aman, kasih sayang, dan nilai-nilai kebaikan sejak dini, maka kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang tangguh. Dari ruang-ruang kelas inilah, Indonesia Emas 2045 kita bangun bersama,” ***

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru