Sinergi Lintas Sektor, Panitia Pentahelix : Anggaran Dialokasikan di APBD 2026

satu news 01

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 20:44 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung – Penanganan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung akan resmi dimulai pada Januari 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot di Wellgrow Kafe, Kec Baleendah, Senin (1/12/2026).

Hadir dalam Rakor Pentahelix tersebut Dinas Bina Marga Provinsi, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi, Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Dinas Lingkungan Hidup (LH), perwakilan perusahaan, perwakilan akademisi dari Telkom University dan jajaran panitia Pentahelix.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto mengatakan Rakor Pentahelix tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektoral dalam merumuskan strategi dan langkah konkret penanganan banjir Dayeuhkolot.

“Pada rakor pentahelix ini, kami berupaya menyamakan visi sekaligus memperkuat komitmen untuk bersama-sama berkolaborasi dan bekerja keras untuk menyelesaikan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot,” ujar Tri Rahmanto di sela-sela acara.

Berbagai permasalahan di lapangan dibedah tuntas dalam kegiatan rakor tersebut. Tak hanya itu, berbagai instansi juga menyampaikan berbagai masukan dan solusi konkret untuk mengurangi dan mengatasi resiko banjir di Dayeuhkolot.

Meski anggaran baru tersedia di Tahun Anggaran 2026, Panitia Pentahelix telah menyiapkan berbagai solusi jangka pendek untuk mengatasi banjir diantaranya penyediaan mesin pompa penyedot banjir, pengerukan drainase hingga penertiban bangunan liar di sisi sungai.

Tri mengaku gembira karena instansi terkait seperti Dinas Bina Marga, Dinas SDA, Dina PUTR dan Dinas LH memastikan telah mengalokasikan anggaran khusus untuk menangani permasalahan banjir Dayeuhkolot di APBD 2026.

“Hanya saja, kami sangat kecewa karena BBWS yang memiliki kewenangan penuh terhadap sungai-sungai, justru tidak hadir. Tidak seorang pun perwakilannya yang hadir. Padahal sebelumnya menyatakan akan hadir,” tegas Tri.

Panitia Pentahelix, lanjut Tri, berencana akan mendatangi langsung pihak BBWS untuk melakukan koordinasi dan membahas berbagai solusi penanganan banjir Dayeuhkolot terutama yang menjadi kewenangan BBWS.

“Tapi kalau tidak ada kejelasan mengenai kesanggupan mereka (BBWS), kami akan tetap jalan, tidak perlu melihat kewenangan siapa. Kami berharap kita tidak mengedepankan ego sektoral,” tambahnya.

Meski pekerjaan besar penanganan banjir Dayeuhkolot baru akan dimulai pada Januari 2026, kata dia, Panitia Pentahelix terus bergerak untuk mengidentifikasi dan memetakan masalah sekaligus merumuskan strategi dan solusi penanganan banjir Dayeuhkolot.

Tri Rahmanto yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot menegaskan bahwa kolaborasi pentahelix ini menjadi kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan banjir Dayeuhkolot.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak dapat berkolaborasi serta berkontribusi dalam upaya mengurangi dan menyelesaikan banjir Dayeuhkolot. Sebab, kata dia, persoalan banjir tidak akan selesai bila hanya mengandalkan pemerintah.

“Kami juga mengajak semua pihak termasuk pihak swasta untuk berkontribusi menyelesaikan banjir Dayeuhkolot ini. Alhamdulillah tadi Telkom University juga siap membantu dan berkolaborasi,” jelas Tri.

Walau bukan hal mudah, Tri optimistis banjir yang sudah puluhan tahun menggenangi Kecamatan Dayeuhkolot akan dapat diatasi dengan adanya kolaborasi pentahelix mulai dari pemerintah, pihak swasta, masyarakat (komunitas), akademisi, dan media.

“Dengan kolaborasi pentahelix dan komitmen yang kita bangun bersama, kami punya keyakinan kita semua akan mampu menyelesaikan permasalahan banjir Dayeuhkolot. Walau tidak mudah, kita harus optimis pasti bisa,” tutur Tri.

(Humas Pentahelix)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru