Pelantikan PCNU Kabupaten Sukabumi, Marwan Pelopor Kemajuan Daerah

- Redaksi

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 20:42 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Sukabumi– Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok kembali melantik jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Kali ini, pengurus se wilayah 2 yang dilantik. Hal itu meliputi Kecamatan Parungkuda, Bojonggenteng, Parakansalak, Cicurug, Cidahu, Kalapanunggal, Kabandungan, dan Ciambar.

Dalam pelantikan yang dilaksanakan di Ballroom Masjid Perahu Sri Soewarto, Kecamatan Cicurug ini, dihadiri Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

H. Marwan mengaku bersyukur bisa hadir dan bersilaturahmi di acara pelantikan MWCNU. Apalagi, proses pelantikan kali ini dilaksanakan secara per wilayah. Hal itu menurutnya, menjadi sesuatu yang sangat luar biasa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan seperti ini merupakan suatu ikhtiar untuk menyatukan pemikiran. Apalagi, peran NU ke depan harus bisa memberikan sumbangsih pemikiran. Terutama bagi Kabupaten Sukabumi,” ujarnya, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Tak hanya itu saja, H. Marwan pun mendorong jajaran yabg dilantik untuk membuat inovasi dan gagasan. Terutama yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Jangan sekadar jadi pengurus dan diam. Mari buat inovasi dan gagasan untuk masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya H. Marwan mengajak NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah. Termasuk menjadi pelopor kemajuan di Kabupaten Sukabumi.

“NU harus bisa menjembatani aspirasi dengan pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok memberikan wejangan kepada para pengurus MWCNU. Terutama dalam memajukan roda organisasi.

“Paling penting, harus ada kebersamaan kalau organisasi ini ingin maju, juga ketegasan dalam menjalankan sistem serta aturan yang sudah ada. Jangan membangun sistem atau aturan baru. Kita punya sistem dan aturan yang sudah baik. Tegakan sistem yang ada,” tegasnya

Terakhir, menurutnya harus membangun kepercayaan. Sebab, hal itu sangatlah penting.

“Saya bangga dan tenang ada kawan untuk memajukan NU di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Jalanan, Tujuh Terduga Pelaku Masih Diburu
Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029
Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain
“Jangan Drop Out Sekolah”: Pesan Tegas Dispora Bandung di Malam Penghargaan Atlet 2026
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:01 WIB

HJB Ke-544, Pemdes Gunungsari Siap Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa; Uwes Wijaya: Pembangunan Harus Nyata Dirasakan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:54 WIB

HJB Ke-544, SATUNEWS.ID Tegaskan Komitmen Mengawal Pembangunan Bogor Maju dan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:49 WIB

HJB Ke-544, Ketua APDESI Jonggol Ahmad Yani Serukan Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Bogor Istimewa yang Maju dan Berdampak

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:40 WIB

HJB Ke-544 Jadi Momentum Persatuan dan Pembangunan, Lurah Ciriung Ajak Warga Bergerak Serempak untuk Bogor Istimewa

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:28 WIB

HJB Ke-544, H. Udin Saputra Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Bogor Maju dan Berdampak Nyata

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:16 WIB

Desa Wangunjaya, Permata di Lereng Gunung Salak: Potensi Pertanian, Perikanan, dan Wisata Alam Menjanjikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:36 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:28 WIB

Desakan Usut Dugaan TPPU Tambang Ilegal di Hutabargot Menguat, Kejagung dan PPATK Diminta Telusuri Aliran Dana

Berita Terbaru