HJB Ke-544, Ketua APDESI Jonggol Ahmad Yani Serukan Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Bogor Istimewa yang Maju dan Berdampak

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:49 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HJB Ke-544, Ketua APDESI Jonggol Ahmad Yani Serukan Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Bogor Istimewa yang Maju dan Berdampak

Satunews.id, Bogor – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang jatuh pada 3 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, kolaborasi, dan semangat pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang semakin maju dan sejahtera.

Mengusung tema “Kabupaten Bogor Bergerak Serempak, Nyata Berdampak”, Pemerintah Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan terbaik bagi kemajuan Bumi Tegar Beriman yang kini genap berusia 544 tahun. Rabu (03/06/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Sukanegara yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Kecamatan Jonggol, Ahmad Yani, S.Pd, bersama Ketua TP-PKK Desa Sukanegara, Nurul Khotimah, A.Md.Kep, serta seluruh perangkat desa dan kader PKK, mengucapkan:

“Selamat Hari Jadi Bogor ke-544, 3 Juni 1482 – 3 Juni 2026. Semoga Kabupaten Bogor semakin maju, sejahtera, berdaya saing, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.”

Dalam keterangannya, Ahmad Yani menegaskan bahwa usia Kabupaten Bogor yang telah mencapai lebih dari lima abad merupakan bukti panjangnya perjalanan sejarah yang harus dijaga dan diwariskan melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Bogor bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak bersama membangun daerah.

“Semangat Hari Jadi Bogor harus menjadi energi positif untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Jika kita bergerak serempak, maka pembangunan yang dilakukan akan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ahmad Yani.

Sebagai Ketua APDESI Kecamatan Jonggol, ia menegaskan bahwa pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik dan pembangunan di tingkat masyarakat.

“Desa adalah fondasi pembangunan daerah. Karena itu, kami terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung program pembangunan Kabupaten Bogor agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Desa Sukanegara, Nurul Khotimah, menyampaikan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang kuat, sehat, dan produktif.

“Momentum Hari Jadi Bogor ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersamaan, memperkuat nilai gotong royong, serta meningkatkan peran keluarga dalam mendukung pembangunan daerah. Kami berharap masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, sehat, dan sejahtera,” tuturnya.

Peringatan HJB ke-544 juga menjadi refleksi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Bogor sekaligus tantangan yang harus dihadapi di masa mendatang. Dengan semangat “Bogor Istimewa, Gemilang, Kuta Udaya Wangsa”, masyarakat diajak untuk terus mendukung pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Melalui semangat kebersamaan, kerja keras, dan gotong royong seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Bogor diharapkan mampu terus tumbuh menjadi daerah yang unggul, maju, religius, dan membanggakan di tingkat nasional.

Dirgahayu Kabupaten Bogor ke-544
3 Juni 1482 – 3 Juni 2026

“Kabupaten Bogor Bergerak Serempak, Nyata Berdampak”
Menuju Bogor Istimewa, Gemilang, Kuta Udaya Wangsa.

(Aminah)

Berita Terkait

Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80
Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini
KDM Pastikan SPMB Jabar Transparan dan Tanpa Titipan, Orang Tua Diminta Tak Panik
WIITEX 2026 Jadi Gerbang Ekspor Dunia, Jabar Perkuat Dominasi Teh, Kopi, dan Kakao Premium
Pekan Kreativitas Siswa dan Pelepasan Kelas VI SDN Cibereum Hilir 1: Merajut Kenangan, Mengukir Prestasi, Menyongsong Masa Depan Gemilang
MUSPROV III APINDO Kalbar Sukses Digelar, Edi Suhita Resmi Nahkodai Organisasi Pengusaha hingga 2031
PSEL Bandung Raya Tuai Kritik, WALHI Ingatkan Risiko Ekologis: “Jangan Ulangi Tragedi Leuwigajah”
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kota Cimahi Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah dan Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:34 WIB

Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:40 WIB

Dinkes Bandung Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Konseling Sejak Dini

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:34 WIB

KDM Pastikan SPMB Jabar Transparan dan Tanpa Titipan, Orang Tua Diminta Tak Panik

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pekan Kreativitas Siswa dan Pelepasan Kelas VI SDN Cibereum Hilir 1: Merajut Kenangan, Mengukir Prestasi, Menyongsong Masa Depan Gemilang

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:41 WIB

MUSPROV III APINDO Kalbar Sukses Digelar, Edi Suhita Resmi Nahkodai Organisasi Pengusaha hingga 2031

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:26 WIB

PSEL Bandung Raya Tuai Kritik, WALHI Ingatkan Risiko Ekologis: “Jangan Ulangi Tragedi Leuwigajah”

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:21 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kota Cimahi Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah dan Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:20 WIB

35 Perusahaan dalam 5 Tahun Jadi Sorotan, PWDPI Desak Transparansi dan Penelusuran Aliran Dana

Berita Terbaru