“Jangan Drop Out Sekolah”: Pesan Tegas Dispora Bandung di Malam Penghargaan Atlet 2026
*BANDUNG, SatuNews.id* – Pemerintah Kota Bandung memberikan apresiasi senilai total Rp15 miliar kepada ratusan atlet berprestasi dalam acara _Penghargaan Kadedeh Atlet Kota Bandung 2026_ yang digelar di Grand Ballroom Hotel Pasundan, Jl. Peta, Bandung, Selasa malam 26 Mei 2026.

Di tengah suasana haru dan bangga, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung H. Sigit Iskandar, http://S.IP., M.M., menyampaikan pesan tegas kepada seluruh atlet penerima penghargaan: jangan tinggalkan bangku sekolah.
“Haram hukumnya kalau atlet binaan KONI, NPCI, dan FORKI Kota Bandung tidak sekolah. Uang kadedeh dari pemerintah kota harus digunakan maksimal untuk pendidikan,” tegas Sigit di hadapan para atlet, pelatih, orang tua, dan jajaran KONI, NPCI, serta Forkopimda yang hadir.
Pada malam penghargaan tersebut, atlet peraih medali emas perorangan menerima Rp10 juta. Sementara atlet yang belum meraih medali tetap mendapat apresiasi Rp500 ribu, pasangan sekitar Rp6 juta, serta pelatih dan manajer juga mendapat kadedeh. Sigit menekankan, penghargaan ini bukan akhir, melainkan awal untuk meraih prestasi lebih tinggi.“Prestasi yang diraih bukan didapat secara instan. Butuh proses panjang 10 sampai 15 tahun, kerja keras, disiplin, dan doa orang tua. Pemerintah kota Bandung berterima kasih kepada orang tua karena tanpa mereka tidak mungkin ada atlet,” ujarnya.
Sigit juga menyoroti konsistensi Kota Bandung dalam pembinaan olahraga sejak lahirnya Perda Nomor 9 Tahun 2004. Ia mengapresiasi dukungan Ketua DPRD Kota Bandung dan Wali Kota Bandung yang menjaga komitmen anggaran setiap tahun.
“Konsistensi pembinaan olahraga di Kota Bandung cukup luar biasa. Ini berbeda dengan kota/kabupaten lain di Indonesia,” katanya.

Ketua NPCI Kota Bandung Yadi Sopyan menambahkan, apresiasi ini diharapkan menjadi semangat bagi atlet pelajar untuk terus berprestasi. “Ini bukan terakhir bagi kalian. Ini awal untuk mengharumkan nama Kota Bandung di tingkat nasional maupun internasional,” ucap Yadi.
Senada, Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyana, S.H., menyatakan DPRD akan terus mendorong alokasi anggaran untuk penghargaan atlet. Ia juga mendorong Pemkot Bandung merenovasi fasilitas olahraga agar prestasi terus meningkat.
Wali Kota Bandung yang hadir menyampaikan komitmen menjadikan Bandung sebagai kota tujuan olahraga. Dalam dua tahun ke depan, Pemkot akan mulai membangun dan memperbaiki sarana olahraga bertaraf internasional, termasuk bekerja sama dengan Persib untuk perbaikan di sekitar GBLA.
“Bandung harus terdepan di Jawa Barat. Kita juga sudah komitmen tidak akan mundur lagi untuk Porprov dan Peparda 2026. Target kita juara umum seperti 2017,” ujar Wali Kota.
Acara ditutup dengan pantun dari perwakilan Kejaksaan Negeri dan tepuk tangan meriah untuk seluruh atlet. Pemkot Bandung berharap, dengan apresiasi ini, para atlet dapat mengulang kejayaan Porprov 2017 dan membawa nama Bandung semakin harum.
Rincian Apresiasi Kadedeh 2026:
– Medali Emas Perorangan: Rp10 juta
– Atlet Tanpa Medali: Rp500 ribu
– Pasangan Ganda/Beregu: Sekitar Rp6 juta
– Pelatih & Manajer: Mendapat kadedeh
– Total Anggaran: Rp15 miliar



























