Pemkot Bandung Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo Usai PT Fauna Land Ancol Ditetapkan sebagai Pengelola Baru

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:56 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo Usai PT Fauna Land Ancol Ditetapkan sebagai Pengelola Baru

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan proses lelang pengelolaan Bandung Zoo telah selesai. PT Fauna Land Ancol resmi ditetapkan sebagai pemenang lelang dan saat ini memasuki tahap pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Pemkot Bandung sebagai langkah awal menuju pengelolaan baru yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa dalam beberapa hari ke depan berbagai poin kerja sama akan dibahas secara intensif sebelum proses administrasi dan legalitas dilanjutkan ke tahap berikutnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah saya berbicara dengan Menteri Kehutanan dan bersepakat atas keputusan panitia lelang, tahap berikutnya adalah penyusunan kembali nota kesepahaman antara Pemkot Bandung dengan Kementerian Kehutanan, serta antara Pemerintah Kota Bandung dengan PT Fauna Land sebagai pemenang lelang,” ujar Farhan, Kamis (11/6/2026).

Menurut Farhan, kesepakatan tersebut akan mengatur pembagian tanggung jawab antara Pemkot Bandung dan pihak pengelola baru, termasuk pembiayaan operasional selama masa transisi pengelolaan.

Ia menjelaskan, setelah penandatanganan kesepakatan dilakukan, masih terdapat sejumlah tahapan yang harus ditempuh sebelum Bandung Zoo dapat beroperasi sepenuhnya di bawah pengelolaan baru. Salah satunya adalah pengajuan izin operasional sebagai Lembaga Konservasi Berbadan Hukum kepada Kementerian Kehutanan.

Selain itu, PT Fauna Land Ancol juga harus mengurus dokumen dan izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang melibatkan Pemerintah Kota Bandung dan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Proses perizinan ini cukup panjang. Selama proses berlangsung, kami masih akan mengkaji berbagai kemungkinan, apakah kebun binatang tetap ditutup sementara atau dapat dibuka secara bertahap,” kata Farhan.

Selain aspek perizinan, Pemkot Bandung bersama Kementerian Kehutanan juga akan melakukan inventarisasi terhadap satwa yang berstatus titipan dari berbagai lembaga konservasi. Audit koleksi satwa tersebut akan dilakukan dengan pendampingan langsung dari pemerintah pusat guna memastikan seluruh aspek konservasi berjalan sesuai ketentuan.

Menanggapi terpilihnya PT Fauna Land Ancol sebagai pemenang lelang, Farhan menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan sepenuhnya oleh panitia lelang secara terbuka dan transparan. Berdasarkan hasil evaluasi, Fauna Land memperoleh nilai tertinggi dibandingkan peserta lainnya.

“Kalau melihat dokumen yang terbuka, skornya memang yang paling tinggi. Prosesnya lelang terbuka dan seluruh peserta hadir serta menandatangani berita acara,” jelasnya.

Dalam masa transisi pengelolaan, Pemkot Bandung juga memastikan hak-hak karyawan tetap menjadi perhatian utama. Pemerintah akan membayarkan gaji karyawan Bandung Zoo hingga akhir Juni 2026 menggunakan anggaran yang tersedia.

“Insyaallah sampai akhir bulan Juni gajinya akan dibayarkan oleh pemerintah sesuai anggaran yang kita miliki,” ujarnya.

Farhan menambahkan, keberlanjutan tenaga kerja menjadi salah satu syarat yang wajib dipenuhi oleh pengelola baru. Dalam skema kerja sama yang disepakati, PT Fauna Land Ancol diwajibkan memberikan kontribusi tetap sebesar Rp4,3 miliar per tahun kepada Pemkot Bandung, ditambah bagi hasil keuntungan sebesar 11 persen.

Skema tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi daerah sekaligus mendukung pengelolaan Bandung Zoo yang lebih modern, profesional, dan berorientasi pada konservasi satwa.

Terkait rencana renovasi dan pengembangan kawasan sebelum Bandung Zoo kembali dibuka untuk masyarakat, Farhan mengungkapkan bahwa hal tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama pengelola baru. Namun, ia memastikan terdapat sejumlah inovasi yang akan dihadirkan untuk meningkatkan kualitas kawasan konservasi dan layanan kepada pengunjung.

“Kalau melihat konsepnya memang ada inovasi. Tapi saya tidak ingin berbicara terlalu jauh dulu. Kita selesaikan dulu seluruh administrasinya supaya semuanya jelas,” pungkasnya.

Dengan dimulainya tahapan perizinan dan transisi operasional ini, Pemkot Bandung berharap Bandung Zoo dapat segera kembali beroperasi sebagai lembaga konservasi yang modern, edukatif, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta kelestarian satwa.

(drj)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terbaru