Harga BBM Nonsubsidi Naik, Wali Kota Farhan Dorong Efisiensi Operasional dan Penghematan Energi di Kota Bandung

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:36 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Wali Kota Farhan Dorong Efisiensi Operasional dan Penghematan Energi di Kota Bandung

Satunews.id, Kota Bandung – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan berbagai langkah efisiensi untuk menjaga stabilitas anggaran daerah tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan kenaikan harga BBM merupakan dampak dari dinamika global yang memengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan energi, ditambah fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah yang turut berpengaruh terhadap harga energi nasional.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan persoalan supply and demand. Ketika permintaan tidak pernah turun sementara pasokan mengalami fluktuasi, ditambah nilai tukar dolar yang terus bergerak, maka kenaikan harga BBM menjadi konsekuensi yang harus dihadapi bersama,” ujar Farhan.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengendalikan harga BBM. Namun demikian, berbagai langkah strategis dapat dilakukan untuk menekan dampak kenaikan biaya operasional, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat secara umum.

Farhan mengajak seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandung, untuk mulai menerapkan pola hidup hemat energi dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi secara berlebihan.

“Saya mengajak kita semua melakukan efisiensi operasional. Ke depan, ASN Pemkot Bandung dapat didorong untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Jika tetap menggunakan kendaraan pribadi, carpool atau berbagi kendaraan bisa menjadi solusi yang efektif,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penghematan energi merupakan langkah nyata yang dapat dilakukan semua pihak dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis.

“Kita memang tidak memiliki kontrol terhadap harga BBM, tetapi kita bisa mengendalikan perilaku konsumsi agar tidak boros. Itu yang harus menjadi kesadaran bersama,” ujarnya.

Farhan mengakui, salah satu sektor yang paling terdampak oleh kenaikan harga BBM adalah layanan pengangkutan sampah yang membutuhkan biaya operasional cukup besar setiap harinya. Kenaikan harga bahan bakar secara langsung akan memengaruhi biaya operasional armada pengangkut sampah yang digunakan pemerintah daerah.

“Yang paling kami khawatirkan saat ini adalah biaya operasional pengangkutan sampah. Kendaraan operasional menggunakan bahan bakar dengan harga yang cukup tinggi sehingga kenaikan BBM akan berdampak langsung terhadap anggaran daerah,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung akan melakukan penyesuaian terhadap sejumlah belanja operasional yang dinilai tidak mendesak. Beberapa pos anggaran yang akan dievaluasi antara lain belanja makan dan minum serta perjalanan dinas.

“Beberapa komponen belanja operasional akan kami sesuaikan, termasuk perjalanan dinas dan konsumsi kegiatan. Langkah ini dilakukan agar anggaran tetap sehat dan prioritas pelayanan publik tetap terjaga,” jelas Farhan.

Meskipun melakukan efisiensi, Pemkot Bandung memastikan seluruh pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Pemerintah berkomitmen menjaga kualitas layanan sambil melakukan penyesuaian terhadap kondisi ekonomi yang berkembang.

“Kita harus mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik sementara pengeluaran operasional dapat dikelola secara lebih efektif dan efisien,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkot Bandung berharap dapat menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus mendorong budaya hemat energi yang berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

(drj)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terbaru