Digitalisasi Retribusi Belum Diterapkan, Mbah Goen Pertanyakan Sikap DPRD Kabupaten Bekasi

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 18:45 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bekasi – Ketua Umum LSM Sniper, Gunawan atau yang akrab disapa Mbah Goen, menyoroti belum diterapkannya sistem digital dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut disampaikan menyusul pernyataan Bank Indonesia yang mengungkapkan bahwa sebanyak 590 pemerintah daerah di Indonesia telah menerapkan sistem digital dalam pengelolaan pajak dan retribusi.

Menurut Mbah Goen, Pemerintah Kabupaten Bekasi belum termasuk dalam daftar daerah yang telah menerapkan digitalisasi tersebut, khususnya dalam pengelolaan retribusi daerah yang masih dilakukan secara manual.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemda Kabupaten Bekasi tidak termasuk karena belum menerapkan pengelolaan retribusi daerah secara digital,” ujar Mbah Goen, Minggu (30/3/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa Koalisi Masyarakat Kabupaten Bekasi sebelumnya telah menyampaikan secara tertulis kepada Ketua DPRD Kabupaten Bekasi terkait dorongan digitalisasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Namun hingga kini, sistem tersebut belum diterapkan secara menyeluruh.

Mbah Goen menambahkan, informasi yang diterimanya menyebutkan adanya keberatan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jika sistem retribusi diterapkan secara digital.

“Infonnya banyak yang keberatan di OPD jika retribusi diterapkan secara digital,” katanya.

Meski demikian, ia mengapresiasi adanya perubahan dalam transparansi realisasi pendapatan daerah yang kini mulai dipublikasikan melalui media sosial setiap hari.

Namun, menurutnya, sistem penarikan retribusi di dinas-dinas penghasil masih menggunakan metode manual atau pembayaran tunai.

“Untuk penarikan retribusi di masing-masing dinas penghasil belum berubah dan masih manual, belum menggunakan sistem digital elektronik,” jelasnya.

Mbah Goen menilai, apabila DPRD Kabupaten Bekasi bersama pemerintah daerah mendorong penerapan sistem digital pada seluruh OPD penghasil retribusi, maka potensi peningkatan pendapatan daerah akan sangat besar.

“Seandainya DPRD Kabupaten Bekasi bersama-sama mendorong sistem digital dalam retribusi, maka luar biasa pendapatan daerah Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan beberapa sektor yang masih menggunakan sistem manual, seperti retribusi sampah yang dikelola UPTD di setiap kecamatan, termasuk wilayah Burangkeng.

Selain itu, retribusi sewa sarana olahraga yang dikelola UPTD Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga juga masih dilakukan secara manual.

“Retribusi sampah dan sewa sarana olahraga masih manual. Maka yang terjadi adalah kebocoran retribusi,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, Mbah Goen mempertanyakan sikap DPRD Kabupaten Bekasi sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

“Apakah DPRD Kabupaten Bekasi mau tetap diam?” pungkasnya.

(red)

Berita Terkait

8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Berita Terbaru