Kadis PUTR Zeis Zultaqawa: Jasa Konstruksi Bukan Sekadar Bangun Fisik, Tapi Fondasi Ekonomi Daerah

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:40 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab Bandung — Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) menyelenggarakan Forum Jasa Konstruksi Tahun 2026, bertempat di Hotel Sutan Raja Soreang, Rabu (4/2). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyinkronkan tata kelola infrastruktur demi tercapainya visi pembangunan daerah.

Acara yang mengusung tema “Tertib Penyelenggaraan Jasa Konstruksi dalam Meningkatkan Kualitas Infrastruktur untuk Mewujudkan Kabupaten Bandung Lebih Bedas Menuju Indonesia Emas 2045” ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan di sektor konstruksi, mulai dari praktisi, asosiasi profesi, hingga jajaran perangkat daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kegiatan ini menekankan pentingnya regulasi dan standar kualitas dalam setiap proyek fisik di wilayah Kabupaten Bandung, karena Kabupaten Bandung sebagai kontributor aktif dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan. Pembangunan bukan sekadar membangun fisik, melainkan membangun pondasi ekonomi yang kokoh bagi warga Bandung. Semangat “BEDAS” (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) kembali digaungkan sebagai landasan kerja bagi seluruh elemen jasa konstruksi.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka pengangguran, khususnya di sektor jasa konstruksi.

Dalam sambutanya Kadis PUTR Zeis Zultaqawa mengatakan, melalui forum komunikasi jasa konstruksi yang digelar hari ini, pemkab Bandung menekankan pentingnya sinergi dan harmonisasi antar pemangku kepentingan untuk mencetak tenaga kerja unggul yang siap bersaing di pasar global.

Untuk itu, Fokus Pelatihan Vokasional dan Bahasa Salah satu langkah konkret yang menjadi sorotan adalah kolaborasi antara pemerintah pusat dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dalam membekali 200 tenaga kerja lokal dengan pelatihan vokasional.

Tak hanya keterampilan teknis seperti pemasangan girder dan pengelasan baja, para peserta juga akan mendapatkan pelatihan bahasa dan budaya Jepang.

“Setelah dilatih vokasional, langsung dilatih bahasa Jepang agar siap diekspor ke luar negeri,” ujar Zeis.

Lebih lanjut dikatakan Zeis, Hal ini dilakukan menyusul tingginya minat perusahaan di Jepang terhadap tenaga kerja Indonesia yang dinilai memiliki etos kerja yang baik, ramah, dan rajin.

Dalam kegiatan ini kata Zeis, ditekankan pula bahwa sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi bukan sekadar formalitas. Terdapat tiga manfaat utama sertifikasi yang menjadi perhatian yaitu untuk mempermudah tenaga kerja terserap di proyek-proyek strategis.

Peningkatan Kompetensi: Menjamin kualitas infrastruktur baik di tingkat pusat maupun daerah. Peningkatan Pendapatan: Tenaga kerja bersertifikat memiliki nilai tawar upah yang lebih tinggi.

Sinergi Pusat, Provinsi, dan Daerah
Pembagian peran dalam pembinaan tenaga kerja juga dijelaskan secara detail. Pemerintah pusat fokus pada peningkatan kompetensi tenaga ahli, pemerintah provinsi pada pelatihan tenaga ahli, sementara Pemkab Bandung secara khusus menangani pelatihan tenaga terampil.

“Kuncinya adalah komunikasi. Forum jasa konstruksi ini adalah instrumen untuk menyelaraskan kebijakan (harmonisasi) dan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing (sinergi),” tambahnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi di tengah keterbatasan anggaran fiskal daerah, sekaligus mewujudkan visi misi Kabupaten Bandung dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mandiri, tukas Zeis ***

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru